Yodya Tower Diresmikan, Menteri Rini Dorong Kinerja Keuangan Perseroan Terus Tumbuh

Yodya Tower Diresmikan, Menteri Rini Dorong Kinerja Keuangan Perseroan Terus Tumbuh
Prosesi Peresmian Gedung Yodya Tower (Sumber : dok Kementerian BUMN)

Selasa, 15 Januari 2019 kemarin, PT Yodya Karya (Persero) meresmikan gedung barunya “Yodya Tower”. Gedung yang berlokasi di Jl DI Panjaitan Kav 8 Cawang Jakarta tersebut memiliki enam belas lantai dan tiga basement. 

Direktur Utama PT Yodya Karya, Thomas Pangaribuan mengungkapkan bahwa berdirinya Gedung Yodya Tower ini merupakan catatan atas karya nyata PT. Yodya Karya dalam perjalanan panjang berkiprah di dunia konstruksi. Gedung ini adalah sebuah capaian yang diharapkan dapat menginspirasi generasi penerus Yodya Karya khususnya kaum milenial yang bekerja di dalamnya. 

Dalam pembangunannya, Yodya Karya melibatkan PT Bank Tabungan Negara (BTN) sebagai mitra finansial dan PT Wijaya Karya sebagai kontraktor pembangunan. Menteri Rini yang hadir dalam peresmian gedung tersebut menyampaikan apresiasi atas capaian dan sinergi yang terjadi di dalamnya.

“Gedung ini merupakan sebuah karya yang membanggakan dan juga hasil sinergi antar BUMN. Terima kasih kepada BUMN-BUMN yang usah bersinergi, yaitu Bank Tabungan Negara (BTN) yang mendukung pendanaan serta dan PT Wijaya Karya sebagai Kontraktor Pembangunan,” tegas Rini.

Dalam kesempatan yang sama, ia juga mendorong agar Yodya Karya terus meningkatkan kinerja keuangan dan pertumbuhan perusahaan.

“Saya terus mendorong agar Yodya Karya terus mengoptimalkan perannya di bidang pengawasan proyek-proyek dan design untuk bisa mendorong pertumbuhan kinerja keuangan perseroan”, ungkapnya.

Kinerja keuangan Yodya Karya memang terus bertumbuh. Dijelaskan oleh Thomas, saat ini total aset perseroan tercatat sebesar Rp 565 Miliar atau mengalami peningkatan 5x dalam kurun waktu lima tahun. Sementara laba perseroan tercatat sebesar Rp 50 Miliar atau mengalami peningkatan dari sebelumnya 37 miliar rupiah di 2017.

“Terima kasih kepada Menteri BUMN yang terus mendorong kami untuk mengoptimalkan aset-aset yang tidak produktif sehingga kami bisa membangun Gedung PT. Yodya Karya”, ungkap Thomas.

Baca juga : Masa Depan BUMN di Genggaman Milenial