XL Axiata Lakukan Rekayasa Jaringan BTS di Sulawesi Selatan

XL Axiata Lakukan Rekayasa Jaringan BTS di Sulawesi Selatan
Teknisi di BTS / Foto : XL Axiata

PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) melakukan rekayasa jaringan untuk meng-cover BTS yang terkendala akibat banjir yang melanda sejumlah wilayah di Sulawesi Selatan. Di saat yang bersamaan, perusahaan juga menyalurkan bantuan yang bersifat darurat untuk warga yang terdampak bencana.

Tercatat, dari sekitar 370 BTS XL Axiata yang terlanda banjir, hanya beberapa saja yang terkendala sehingga dijamin tidak mengganggu pelayanan ke pelanggan.

 “Kami telah mengantisipasinya dengan menyalakan genset untuk beberapa titik BTS yang memang masih memungkinkan dijangkau dan perangkat tidak terendam air. Sementara itu di lokasi yang tidak bisa dijangkau karena banjir, kami harus menunggu surutnya air,” jelas Group Head XL Axiata Region East, Mochamad Imam Mualim, dalam keterangan resmi, Jumat 25 Januari 2019.

Baca Juga : XL Axiata Perkuat Proyek Data Science

Imam Mualim menambahkan, meski beberapa BTS terganggu, namun hal itu tidak menyebabkan penurunan kualitas jaringan karena tim XL Axiata telah melakukan rekayasa jaringan sehingga layanan tetap bisa dilakukan.

Pihaknya sangat menyadari dalam kondisi bencana seperti saat ini, justru layanan telekomunikasi dan data sangat dibutuhkan oleh pelanggan maupun aparat yang menangani dampak bencana. Tim XL Axiata akan terus bersiaga mengantisipasi situasi yang terjadi. Sejumlah persiapan juga dilakukan untuk menghadapi apapun kondisi yang akan datang.

Di sisi lain, guna mendukung upaya pemulihan kondisi pasca bencana, XL Axiata menyalurkan bantuan yang bersifat darurat untuk warga, seperti, bahan makanan, obat-obatan, dan selimut.  Untuk penyaluran bantuan ini, XL Axiata bekerja sama dengan aparat setempat untuk memastikan sampai ke warga yang membutuhkan bantuan.

Baca Juga : Salurkan Bantuan Darurat, XL Axiata Pastikan Layanan Telekomunikasi Tetap Baik

Imam Mualim menyebut, XL Axiata telah menjadi bagian dari masyarakat di Sulawesi Selatan, termasuk di area-area yang mengalami musibah banjir bandang.

“Karena itu, kami ikut merasakan penderitaan masyarakat dan mendukung semua upaya untuk pemulihan kondisi pasca bencana,” pungkasnya.