Wow! BTN Kasih Bunga KPR/KPA Hanya 5% untuk Pembelian Properti PP Properti

Wow! BTN Kasih Bunga KPR/KPA Hanya 5% untuk Pembelian Properti PP Properti
Great 5 merupakan program pemasaran bersama yang disediakan bagi masyarakat yang ingin membeli properti PT PP Properti Tbk melalui fasilitas KPR/KPA BTN dengan bunga 5%./Sumber: Bank BTN

PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) dan PT PP Properti Tbk menjalin kerja sama pemasaran Kredit Pemilikan Rumah dan Apartemen (KPR/KPA) program “Great 5”.

Nota kesepakatan ditandatangani Direktur Consumer Banking PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk Budi Satria dan Direktur Utama PT PP Properti Tbk Taufik Hidayat di Jakarta, Selasa (9/7). 

Siaran pers Bank BTN yang diterima Upperline awal pekan ini mengungkapkan "Great 5" merupakan program pemasaran bersama yang disediakan bagi masyarakat yang ingin membeli properti PT PP Properti Tbk melalui fasilitas KPR/KPA BTN dengan bunga 5%.

“Kerja sama ini merupakan komitmen kami dalam menjalankan Program Sinergi Antar BUMN. Kami akan terus menjalin kerja sama dengan sesama BUMN lain guna meningkatkan kinerja bisnis saling menguntungkan,” kata Budi.

Baca juga: Hadirkan Hunian Untuk MBR, BTN Siap Jadi Mitra Utama BP Tapera

Bank BTN, demikian Budi, mengharapkan "Great 5" dapat mendorong bangkitnya pasar properti pada Semester II-2019, seiring kepastian politik hasil Pemilu dan Pilpres 2019. Selain itu, stabilitas politik ini juga berpotensi mendongkrak penjualan proyek-proyek  besutan PP Properti di beberapa wilayah. Mengacu pada kondisi aktual tersebut, Budi menargetkan BTN dapat menyalurkan KPR/KPA melalui "Great 5" senilai Rp 1,3 triliun.

Sementara itu Senior Vice President Nonsubsidize & Consumer Lending Division Bank BTN Suryanti Agustinar mengatakan "Great 5" menawarkan beberapa keuntungan, termasuk cicilan ringan.  "Bunga yang dikenakan hanya 5%, bebas biaya administrasi, bebas biaya appraisal, bebas biaya provisi, proses cepat, hadiah tabungan Batara hingga Rp 1 juta dan diskon asuransi jiwa 10%," katanya.

Hingga 31 Maret 2019 Bank BTN mencatat kenaikan penyaluran kredit sebesar 19,57% secara tahunan dari Rp202,5 triliun menjadi Rp242,13 triliun. Pertumbuhan kredit tersebut bersumber dari sektor perumahan dan non-perumahan. Di sektor perumahan, kredit tercatat tumbuh 19,11% dari Rp184,46 triliun pada akhir Maret 2018 menjadi Rp219,72 triliun pada periode sama 2019.

Sementara itu, permintaan KPR Subsidi yang masih tinggi menjadi pendorong kuat kenaikan total kredit pada segmen ini. Catatan keuangan Bank BTN merekam KPR Subsidi naik 28,87% dari Rp79,14 triliun menjadi Rp101,99 triliun. Per triwulan I-2019, KPR Non-Subsidi pun naik sebesar 14,37% menjadi Rp79,83 triliun. Dengan capaian tersebut, KPR emiten bersandi saham BBTN ini tumbuh sekitar 22,07% atau menjadi Rp181,83 triliun.

Kinerja tersebut menempatkan Bank BTN sebagai pemimpin pasar di segmen KPR dengan pangsa sebesar 39,35% per Desember 2018. Kemudian, di segmen kredit perumahan, kredit konstruksi juga terpantau naik 8,96% menjadi Rp29,45 triliun. Sementara kredit perumahan lainnya tercatat telah disalurkan senilai Rp8,44 triliun.  

Di sektor kredit non-perumahan, BTN juga mencatatkan pertumbuhan 24,24 persen. Kenaikan tersebut ditopang laju positif penyaluran kredit di segmen kredit konsumer dan kredit komersial. Masing-masing 25,53% menjadi Rp4,97 triliun dan 23,88% menjadi Rp17,43 triliun per triwulan I-2019. 

KPR Subsidi BTN juga naik 28,87% dari Rp79,14 triliun  menjadi Rp101,99 triliun. Per triwulan I-2019, KPR Non-Subsidi pun naik sebesar 14,37% menjadi Rp 79,83 triliun. Dengan capaian tersebut, KPR emiten bersandi saham BBTN ini tumbuh sekitar 22,07%  menjadi Rp 181,83 triliun.

Kinerja tersebut menempatkan Bank BTN sebagai pemimpin pasar di segmen KPR dengan pangsa sebesar 39,35% per Desember 2018. Kemudian, di segmen kredit perumahan, kredit konstruksi juga terpantau naik 8,96% menjadi Rp 29,45 triliun. Sementara kredit perumahan lainnya tercatat telah disalurkan senilai Rp 8,44 triliun.  Di sektor kredit non-perumahan, BTN juga mencatatkan pertumbuhan 24,24%. Kenaikan tersebut ditopang laju positif penyaluran kredit di segmen kredit konsumer dan kredit komersial. Masing-masing 25,53%menjadi Rp 4,97 triliun dan 23,88% menjadi Rp17,43 triliun per triwulan I-2019. 

Baca juga: BTN Tingkatkan Target Penyaluran KPR Subsidi – Non Subsidi