Wishnutama: Perjalanan dari TV ke Kementerian

Wishnutama: Perjalanan dari TV ke Kementerian
Dok. Fb Wishnutama

Wishnutama diumumkan menjabat Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif periode 2019 sampai 2024. Pengumuman dilakukan Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka pagi ini, 23 Oktober 2019.

Pemilik nama lengkap Wishnutama Kusubandio ini telah dikenal masyarakat Indonesia sebagai content creator acara-acara televisi. Namanya pun melejit melalui karya-karyanya seperti Opera Van Java dan Ini Talkshow.

Dikutip dari Wikipedia, Wishnutama lahir di Jayapura, 4 Mei 1970. Ia menghabiskan pendidikan sekolah menengah di SMP Tarakanita 5, Jakarta dan SMA di Kooralbyn International School, Queensland, Australia, serta International School Singapore.

Lepas dari SMA, pria yang biasa disapa Tama ini melanjutkan ke pendidikan tinggi di Amerika Serikat. Ia kuliah di Military College of Vermont di Norwich University. Setelah itu, Tama mengambil jurusan Liberal Arts di Mount Ida College, Boston dan jurusan Komunikasi di Emerson College, Boston. Di Emerson College, Tama banyak mendapatkan ilmu komunikasi dan pertelevisian.

Berkarir di Pertelevisian

Wishnutama memulai karier pertamanya di dunia pertelevisian saat ia masih duduk di bangku kuliah di Emerson College, Boston. Saat itu, ia mengambil kerja paruh waktu sebagai asisten produksi di New England Cable News. Ia pun melanjutkan kariernya di televisi sebagai Assistant Director On Air Promotion di WDH-TV, Boston, setelah lulus dari Emerson Collage.

Setelah malang melintang di dunia pertelevisian Amerika Serikat, Tama kembali ke Indonesia pada tahun 1994. Ia pun memulai debut kariernya di Indosiar sebagai Supervisor On Air Promotion. Setahun kemudian dirinya pindah ke divisi produksi dengan menjabat Production Assistant. Dari sinilah karier Wishnutama mulai berkembang.

Ia pernah menjadi Executive Producer News and Production Division dan kemudian meningkat menjadi Production Manager. Program-program yang digarapnya mendapat banyak perhatian masyarakat, seperti Pesta, Gebyar BCA, Patroli, Satu Jam Bersama dan Saksi. Sejak itu, pria berusia 49 tahun ini seperti menjelma menjadi Raja Midas. Setiap program yang dipegangnya pasti mendapatkan hati di masyarakat dan mendulang rating yang tinggi.

Nama Wishnutama pun makin berkibar di dunia pertelevisian sejak ia menjejakkan kaki ke Trans TV sebagai Kepala Divisi Produksi pada tahun 2001. Dua tahun berkiprah di Trans Corp Group, kariernya terus meroket. Ia pernah menjadi Direktur Operasional dan setahun berikutnya didapuk menjadi Managing Director atau Wakil Direktur Utama Trans TV.

Pada tahun 2006, ketika saham mayoritas TV7 diambil oleh kelompok usaha Trans Media, Wishnutama ditunjuk sebagai Direktur Utama TV7 yang kemudian berganti nama menjadi Trans7. Dua tahun kemudian ia kembali ke Trans TV dan ditunjuk menjadi Direktur Utama Trans TV.

Selama di Group Trans Media, nama Wishnutama semakin bersinar lewat program acara komedi yang fenomenal, seperti Opera Van Java dan Extravaganza. Berkat tangan dinginnya, rating Trans7 semakin meningkat dan dikenal masyarakat. Di bawah kendali Wishnutama, Trans7 kemudian melahirkan banyak program bermutu yang banyak diminati masyarakat. Tak hanya itu, Tama juga pernah menyabet predikat CEO Terbaik di Indonesia versi Majalah SWA.

Setelah 11 tahun berkarya di Trans Media Group, Tama selanjutnya menjajal peruntungan dengan mendirikan sebuah rumah produksi atau production house. Dari sinilah kemudian ia mendapatkan kesempatan untuk membangun stasiun televisi News and Entertainment Television atau NET TV yang merupakan bagian kelompok usaha Indika Group.

Net TV mengakuisisi stasiun TV anak, Spacetoon pada 18 Mei 2013. Dengan mengusung konsep, tema serta kreativitas yang berbeda, Net TV pun mengudara di tanah air dengan jargon Televisi Masa Kini. Net TV pun berkembang menjadi salah satu televisi yang memberi warna baru dengan program-program berkualitas. Sejak itu, Tama diangkat menjadi Presiden Direktur dan CEO PT Net Mediatama Televisi pada tahun 2013 hingga Mei 2019.

Kini meski sudah bukan CEO, Tama masih menjabat sebagai Komisaris Utama Net TV. Ia juga merangkap sebagai salah satu komisaris media daring, Kumparan. Jabatan ini kelak akan dilepaskan setelah ia diumumkan sebagai menteri di Kabinet Jokowi.

Partisipasi di Asian Games 2018

Kedekatan Wishnutama dengan istana dimulai ketika ia turut berpartisipasi dalam acara Asian Games 2018. Saat itu ia dipercaya pemerintah sebagai Direktur Kreatif atau Creative Director pada event Internasional, Asian Games 2018. Ia bertanggung jawab memimpin acara pembukaan (Opening Ceremony) dan Penutupan (Closing Ceremony) pesta olahraga tersebut.

Dalam pembukaan Asian Games ini, Tama melibatkan sekitar 10 ribu orang dan sukses membuat penonton merinding dan berdecak kagum. Tak hanya itu, ia juga sukses menghadirkan stunt Jokowi yang mengendarai sepeda motor dan menjadi viral. 

Kehadiran stunt Jokowi itu menjadi perbincangan masayarakat Indonesia baik di dunia nyata maupun di dunia maya. 

Kesuksesannya menggarap Opening dan Closing Ceremony Asian Games 2018 tersebut mendapat pujian dari sejumlah pejabat pemerintahan, seperti Jokowi dan Wakil Presiden Jusuf Kalla, serta Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Ia pun disebut-sebut sebagai perancang kreatif kampanye pasangan nomor urut 01 Joko Widodo-Ma’aruf Amin. Sejak itulah keberhasilan suami dari Gista Putri mencuri perhatian Istana dan namanya pun diunggulkan menjadi Calon Menteri Kabinet Jokowi-Ma’ruf.

Biodata

•    Nama Lengkap: Wishnutama Kusubadio
•    Tempat dan Tanggal Lahir: Jayapura, 4 Mei 1976
•    Agama: Islam
•    Istri: Gista Putri
•    Anak: Muhammad Sabian Tama, Sakina Adjani Tama, Salvaditnya Tama dan Sultan Saladyne Tama.

Pendidikan
•    SMP Tarakanita 5 Jakarta
•    Kooralbyn International School Queensland, Australia
•    International School Singapore
•    Norwich University – The Military College of Vermont, Navy ROTC, Amerika Serikat
•    Mount Ida College, Boston, Amerika Serikat
•    Emerson College, Boston, Amerika Serikat

Karier
•    Supervisor On Air Promotion, Indosiar
•    Executive Producer News and Production Division, Indosiar
•    Production Manager, Indosiar
•    Kepala Divisi Produksi Trans TV
•    Wakil Direktur Utama Trans TV
•    Direktur Utama Trans 7
•    Komisaris Utama NET
•    Creative Director Opening dan Closing Ceremony Asian Games 2018
Penghargaan
•    Best CEO oleh Majalah SWA (2010)
•    Indonesia Youngster Inc. versi Majalah SWA
•    Marketeer of the Year 2015 Indonesia Marketing Champion category: Broadcast, TV, and Media
•    The 500 Most Influential CEOs in The World berdasar Richtopia.com (2015)
•    The Best Chief Strategy Execution Officer Across All Industries oleh Tempo Media Group
•    The Winner of 2016 Strategy-Into-Performance Execution Excellence (SPEX2) Awards
•    Best Digital Talent - Digital Business Leader Bubu Awards 2017 Indosat Ooredoo IDByte
•    Indonesia's Influential Person in Creative Industry Awards (Television and Radio) IdeaFest (2017)
•    The Most Admired CEO in Television Sector versi Warta Ekonomi
•    Tokoh Pemberdayaan oleh Rumah Zakat Indonesia (2018)