WIKA Kirim 311 Pekerja ke 3 Negara 

WIKA Kirim 311 Pekerja ke 3 Negara 
Menteri BUMN Rini Soemarno (tengah) lepas Duta Bangsa. (Foto: WIKA)

PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) mengirimkan 311 duta bangsa atau pekerja Indonesia, yang nantinya akan ditempatkan di 3 negara yaitu Aljazair, Niger dan Taiwan. Total duta bangsa yang telah dikirimkan oleh WIKA mencapai 963 orang pada tahun 2018 atau 3.000 orang sejak awal berkiprah di luar negeri. 

WIKA saat ini, telah dipercaya untuk mengerjakan infrastruktur di 10 negara yaitu Timor Leste, Malaysia, Filipina, Myanmar, Aljazair, Niger, Nigeria, Senegal, Uni Emirat Arab, dan Taiwan. Capaian ini semakin memperkuat eksistensi WIKA di luar negeri yang telah berlangsung sejak 2007.

Direktur Utama WIKA Tumiyana menegaskan, duta bangsa akan menghadirkan multiplier effect yang luar biasa dalam membantu pemerintah dalam mengurangi angka pengangguran dan kemiskinan yang belum diserap karena keterbatasan lapangan kerja serta meningkatkan devisa dan kesejahteraan. 

"Secara politis akan berdampak bagi pemerintah untuk mendorong peningkatan intensitas kerja sama antar negara dalam hal perdagangan, keamanan, sosial-budaya, maupun aspek globalisasi lainnya. 

Pengiriman ini, lanjutnya, memberikan impact yang tidak kalah positif dengan mendorong adanya akulturasi, sharing knowledge, dan secara tidak langsung menstimulasi daya saing positif. 

"Bagi WIKA, duta bangsa berada di garis depan dalam mencerminkan kualitas pembangunan infrastruktur Perseroan. WIKA kini diberi kepercayaan yang begitu luar biasa dari luar negeri untuk mengerjakan proyek-proyek infrastrukturnya," katanya.

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno meminta para pekerja untuk menunjukkan kapasitas sebagai tenaga kerja professional yang kompetitif. Sekaligus untuk menunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia adalah bangsa yang besar dan hebat. 

"Saya sangat bangga dengan para duta bangsa yang telah terpilih mewakili WIKA, mewakili negara ini pada proyek-proyek infrastruktur strategis di Aljazair, Niger, Nigeria, Senegal, Uni Emirat Arab, Taiwan, Myanmar, Malaysia, Filipina, dan Timor Leste," katanya. 

Dari segi kinerja, WIKA berhasil membukukan kontrak baru sebesar 34,24 triliun rupiah hingga bulan November 2018. Segmen infrastruktur dan gedung, tercatat berhasil membukukan kontrak baru sebesar 26,17 triliun rupiah, diikuti segmen industri yang berhasil mencatatkan kontrak baru sebesar 4,62 triliun rupiah, segmen properti sebesar 1,78 triliun rupiah dan segmen energi dan industrial plant sebesar 1,67 triliun rupiah. 

Berdasarkan project owner mayoritas kontrak baru yang didapat perusahaan berasal dari sektor swasta yaitu sebesar 52,57 persen, dilanjutkan sinergi BUMN sebesar 26,33 persen dan pemerintah sebesar 21,11 persen.