Warung Internet Desa ICON+ Sapa Warga Kampung Air, Labuan Bajo

Warung Internet Desa ICON+ Sapa Warga Kampung Air, Labuan Bajo
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno saat mendengarkan penjelasan program Warung Internet Desa (Ides) /Sumber: PLN

Program milik PT Indonesia Comnets Plus (ICON+) yang dikenal dengan Warung Internet Desa (Ides) mendapat tinjauan dari Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno yang mencoba langsung koneksi internet gratis di Kampung Air, Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur.

Direktur Utama PLN Sripeni Inten Cahyani menjelaskan, kebutuhan akan internet adalah hal yang tidak bisa ditawar lagi saat ini, untuk itu melalui anak perusahaan PLN, ICON+ kami mencoba memberikan layanan internet terutama di daerah yang sulit diakses.

“Khusus untuk Labuan Bajo kami pilih dengan harapan bisa meningkatkan daya tarik pariwisata dengan menghadirkan akses internet yang mudah dan nyaman,” ujar Sripeni Inten Cahyani dalam keterangan resmi, Senin 7 Oktober 2019.

Baca juga: PLN Bangun Infrastruktur Kelistrikan di Kabupaten Natuna

Warung Ides merupakan program internet rakyat yang bertujuan untuk memberikan kontribusi dalam meningkatkan bandwidth per kapita, program ini diinisiasi oleh ICON+, anak perusahaan PLN yang bergerak pada bidang penyediaan layanan telekomunikasi dan teknologi informasi.

Program ini merupakan bentuk dukungan ICON+ terhadap kegiatan bisnis PLN dalam mewujudkan penyediaan insfrastruktur kelistrikan di setiap desa sehingga secara bertahap mampu mewujudkan “Desa Berlistrik dan Berinternet”. Dengan keberadaan Warung Ides, masyarakat terutama di daerah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T) akan dapat memanfaatkan koneksi internet secara gratis namun dengan layanan yang andal.

Keberadaan Warung Ides di Kampung Air, Labuan Bajo, merupakan salah satu dari realisasi pembangunan Warung Ides di Nusa Tenggara Timur (NTT). Ini sejalan dengan rencana penyediaan infrastruktur fiberoptik di NTT yang juga dikerjakan oleh ICON+.

Menurut rencana, hingga 2023 mendatang, Warung Ides juga akan beroperasi di Ruteng, Larantuka, Maumere, Kupang, Ende, Bajawa, Waingapu, dan Waikabukak. Masing-masing lokasi tersebut direncanakan akan dapat menampung 100 access point.

Saat ini, untuk seluruh Indonesia keberadaan Warung Ides telah tersebar cukup merata. ICON+ telah menyediakan 4.092 desa berinternet di sejumlah lokasi mulai dari Aceh, Belitung, Tasikmalaya, Wonosobo, Makassar, Banyuwangi, Mandalika, Kutai Timur, Samarinda dan Bali.

Warung Ides memiliki tiga tujuan penting. Pertama ialah peningkatan pendidikan masyarakat melalui kemudahan akses informasi dan distance learning. Kedua, pemberdayaan ekonomi masyarakat dan menciptakan komunitas digital di pedesaan. Dan ketiga ialah solusi digital village yang menyinergikan pelayanan pemerintah desa dengan masyarakat melalui teknologi informasi dan komunikasi.

Dengan keberadaan Warung Ides, bisa meningkatkan daya saing masyarakat desa dalam menghadapi persaingan global, serta mampu berdaya sesuai dengan konsep Nawacita di bidang ekonomi dengan mengadopsi teknologi informasi.

Baca juga: PLN Berhasil Listriki 5 PLTS di Pulau Messa