Tunjang Investasi, PLN Resmikan 5 Gardu Induk di Wilayah Lampung

Tunjang Investasi, PLN Resmikan 5 Gardu Induk di Wilayah Lampung
PLN resmikan gardu induk di Lampung (Sumber: dok. PLN)

PT PLN (persero) meresmikan lima Gardu Induk dengan total kapasitas 300 MVA yang tersebar di Provinsi Lampung pada Rabu, 23 September 2020. Kelima gardu induk tersebut adalah GI Jati Agung, GI Ketapang, GI Langkapura, GI Dipasena, dan GI Mesuji.

General Manager PLN UIW Lampung, Pandapotan Manurung menjelaskan bahwa pembangunan GI yang tersebar di 5 lokasi di Provinsi Lampung sendiri dimaksudkan untuk memenuhi pasokan kebutuhan listrik bagi masyarakat Lampung.

“Khusus Gardu Induk Dipasena dan Gardu Induk Mesuji, PLN dapat melistriki masyarakat sebanyak 3.627 pelanggan di Dipasena dan 8.574 pelanggan di Mesuji,” ujar Pandapotan.

Ia melanjutkan bahwa GI Ketapang dikhususkan untuk memperkuat pasokan listrik Lampung Selatan, khususnya di kawasan industri dan pelabuhan. GI Langkapura guna meningkatkan keandalan energi listrik yang akan disalurkan ke pusat kota Bandar Lampung. 

Sementara itu, GI Jati Agung memperkuat kelistrikan di daerah Kota Baru, Lampung Selagan.

Pembangunan lima gardu induk ini sangat diapresiasi oleh Gubernur Provinsi Lampung, Arinal Djunaidi yang hadir dalam acara peresmian. 

“Pemerintah sangat mengapresiasi PLN dan akan terus mendorong percepatan pembangunan kelistrikan di seluruh wilayah Provinsi Lampung,” tutur Arinal.

Direktur Bisnis Regional Sumatera dan Kalimantan PLN, Wiluyo Kusdwiharto pun menjelaskan bahwa kondisi kelistrikan nasional secara umum, maupun kelistrikan Sumatera secara khusus, dalam hal ini di Lampung dalam keadaan aman dan cukup.

“Ketersediaan pasokan listrik yang cukup ini tentu akan mendorong munculnya industri dan bisnis serta membuat masyarakat lebih produktif, sehingga harapannya bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ucap Wiluyo.

Bersamaan dengan acara peresmian tersebut, PLN melalui program PLN Peduli bekerja sama dengan Yayasan Baitul Maal PLN menyalurkan bantuan senilai 195 juta rupiah.

Bantuan tersebut akan dipergunakan untuk perbaikan sarana prasarana yang berlokasi di sekitar pembangunan GI tersebut. Misalnya saja rumah ibadah, sembako, modal usaha, hingga bantuan untuk guru mengaji, guru honorer, dan mustahik.

Baca juga: PLN Beri Diskon Naik Daya Hingga Jutaan Rupiah, Peminat Membludak