Trafik Pesawat di Bandara AP I Naik Tipis Selama September, Trafik Penumpang Justru Turun

Trafik Pesawat di Bandara AP I Naik Tipis Selama September, Trafik Penumpang Justru Turun
Angkasa Pura I (Sumber: Dok. API)

Trafik pesawat di 15 bandara Angkasa Pura I mengalami peningkatan. Sayangnya, kenaikan tersebut tidak dibarengi dengan kenaikan trafik penumpang.

Pada September 2020, trafik pesawat mengalami kenaikan tipis yakni sebesar 2,4 persen. Sementara itu, trafik penumpang justru turun sebesar 5,7 persen. 

Pada Agustus 2020, pergerakan pesawat mencapai 27.009 pergerakan. Sedangkan pada September jumlahnya adalah 27.009. Di tengah kenaikan tersebut, trafik penumpang di bulan September justru turun dari 1.965.935 orang menjadi 1.853.378 orang. 

AP I melihat bahwa penurunan penumpang ini merupakan indikasi bahwa kepercayaan publik akan transportasi udara masih belum pulih akibat pandemi.

"Pertumbuhan trafik pesawat yang tidak diiringi pertumbuhan trafik penumpang menunjukkan tingkat kepercayaan diri masyarakat untuk melakukan perjalanan yang masih belum pulih sepenuhnya," ungkap Direktur Utama PT Angkasa Pura I (Persero) Faik Fahmi. 

Ia menambahkan bahwa kebijakan pengetatan PSBB di Jakarta memberikan dampak psikologis masyarakat untuk melakukan perjalanan. Meskipun begitu, AP I dan stakeholder industri aviasi lainnya terus mengampanyekan keamanan dan konsistensi penerapan protokol kesehatan pencegahan penyebaran Covid-19, baik di pesawat dan di bandara.

Berbagai program telah dijalankan AP I untuk meyakinkan penumpang untuk bepergian dengan pesawat. Salah satunya kemudahan rapid test. AP I telah menyediakan fasilitas rapid test di 11 bandaranya. Harganya pun terjangkau, mulai 85 ribu rupiah mulai 14 September lalu. 

Selain itu, protokol kesehatan Covid-19 Angkasa Pura I mendapatkan stempel "Safe Travel" dari World Travel and Tourism Council (WTTC). Penyematan stempel ini merupakan yang pertama kali di sektor kebandarudaraan Indonesia. 

Upaya lainnya untuk memudahkan masyarakat dalam melakukan perjalanan udara yaitu penggunaan TravelDocs Application. Dengan teknologi tersebut,  proses keberangkatan dan kedatangan penumpang di bandara dilakukan secara digital.

Kabar baiknya, trafik kargo juga bertumbuh pada September ini. Kenaikannya adalah sebesar 4,6 persen, dari yang awalnya 35.437.261 kg pada Agustus lalu menjadi 37.075.502 kg pada September 2020.

Baca juga: Tarif Rapid Test di 8 Bandara AP I Turun Jadi 85 Ribu Rupiah