TNI AU Kembali Beli 8 Helikopter Airbus Rakitan PTDI

TNI AU Kembali Beli 8 Helikopter Airbus Rakitan PTDI
Airbus Helicopters rakitan PTDI (Sumber: Airbus)

TNI Angkatan Udara (TNI AU) kembali memesan delapan helikopter multi peran bermesin ganda (H225M) Airbus yang dirakit PT Dirgantara Indonesia (Persero) (PTDI).

Helikopter berbobot 11 ton ini, akan diserahkan kepada TNI AU usai perakitan, penambahan kelengkapan, dan penyesuaian akhir oleh PTDI di Bandung, Indonesia.

"Pesanan tambahan ini mencerminkan kepercayaan Indonesia terhadap Airbus Helicopters,” kata Airbus Helicopters Executive Vice President Ben Bridge. 

Ia menegaskan, pihaknya sangat mendukung keputusan TNI AU dalam memilih H225M untuk melengkapi armada mereka.

"Indonesia terus mengambil peran penting dalam rantai pasok global Airbus Helicopters. Bersama rekan terpercaya kami PTDI, kami siap mendukung kesiapsediaan armada helikopter Indonesia,” ujarnya dalam siaran persnya, Jumat, 11 Januari 2018.

Airbus Helicopters dan Indonesia telah lama bekerja sama sejak lebih dari 40 tahun yang lalu, ketika PTDI menerima lisensi produksi helikopter NBO-105 di tahun 1976.

Terkait H225, PTDI telah menjadi pemasok penting untuk badan utama dan badan belakang helikopter jenis ini sejak tahun 2008, diikuti oleh beroperasinya lini produksi H225 di tahun 2011. 

Airbus Helicopters dan PTDI memperluas kerja sama industri di tahun 2017 dengan mengadakan layanan dan dukungan khusus untuk armada helikopter militer Indonesia.

Saat ini, 88 unit H225M telah diserahkan kepada pengguna. Helikopter ini telah terbukti keandalan dan ketahanannya pada berbagai situasi tempur dan wilayah krisis di seluruh dunia.

H225M, merupakan varian militer dari keluarga helikopter multi-peran Super Puma. Produk ini, beroperasi di Perancis, Brazil, Meksiko, Malaysia, Indonesia, dan Thailand, dan baru-baru ini telah dipesan pula oleh Hongaria, Kuwait, dan Singapura.