Tidak Perlu Khawatir, Saldo Rekening Bank Mandiri Anda Aman

Tidak Perlu Khawatir, Saldo Rekening Bank Mandiri Anda Aman
Penjelasan Bank Mandiri kepada nasabahnya

Pagi ini jagat dunia maya Twitter dihebohkan dengan banyaknya tweet yang yang ditujukan kepada Mandiri Care (@mandiricare), sebagian menyatakan bahwa rekening mereka berkurang atau bertambah sejumlah nominal tertentu yang tidak tercatat di mutasi rekening. Tim Mandiri Care melakukan response dengan mengamini kendala yang terjadi dan sedang dilakukan proses investigasi. Meyakinkan nasabah untuk tidak perlu khawatir karena Bank Mandiri dapat memastikan tidak ada dana nasabah yang berkurang. Pihak Bank Mandiri juga menginformasikan bahwa saat ini proses normalisasi data sedang berjalan. 

Pihak Bank Mandiri sendiri telah memberikan pernyataan bahwa saat ini tengah melakukan pemeliharaan/maintenance sistem teknologi informasi untuk meningkatkan layanan transaksi keuangan nasabah. Menurut Corporate Secretary Bank Mandiri Rohan Hafas, dalam proses pemeliharaan dan peningkatan kualitas sistem IT tersebut, berdampak pada berubahnya nilai saldo sebagian nasabah. Bank Mandiri saat ini sedang melakukan normalisasi saldo rekening yang terdampak pemeliharaan sistem IT tersebut.

“Kami memohon maaf atas kejadian ini. Saat ini kami sedang melakukan normalisasi saldo nasabah dan kami juga memastikan bahwa dana nasabah tetap aman serta tidak hilang,” kata Rohan Hafas, Sabtu (20/7).

Bank Mandiri mempersilakan nasabah yang ingin melakukan pengecekan rekening tabungannya ke kantor cabang Bank Mandiri. Rohan meminta nasabah untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi oleh pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab.

"Kami pastikan rekening nasabah aman," tegas Rohan.

Terkait hal ini, beberapa kantor cabang Bank Mandiri yang masih beroperasi di hari Sabtu ini, seperti pantauan redaksi di Kalibata City, tampak penuh dikunjungi nasabah yang ingin mencari kejelasan informasi status rekening mereka.

Namun Anda sebagai pemilik rekening Bank Mandiri, tidak perlu membuang waktu untuk berdesak-desakan di kantor cabang Bank Mandiri terdekat, mengapa demikian?  

Karena secara teknologi, semua pencatatan mutasi rekening di sistem perbankan modern menggunakan konsep double entry. Di dalam sistem double entry, setiap transaksi akan tersimpan dalam dua terminologi: debit dan kredit. Setiap mutasi debit yang terjadi pada suatu akun rekening bank, akan diikuti dengan adanya mutasi kredit di akun rekening bank lainnya, sehingga jika dilihat dari sudut pandang buku besar nya, jumlah seluruh transaksi debit akan selalu sama dengan jumlah seluruh transaksi kredit. Jika ada perbedaan, akan sangat mudah bagi perbankan untuk melakukan deteksi dini terkait issue yang terjadi dan melakukan investigasi sumber masalah serta perbaikan yang dibutuhkan. 

Perbaikan yang dilakukan adalah mencari setiap rekening yang memiliki mutasi debit atau kredit tanpa mutasi pasangannya. Proses inilah yang dimaksud dengan Normalisasi Data. Proses normalisasi ini biasanya membutuhkan waktu yang tidak sedikit dikarenakan banyaknya jumlah data yang perlu dilakukan normalisasi dan juga dikarenakan data yang selalu berubah. Untuk itu, Bank Mandiri telah melakukan langkah yang tepat dengan cara menutup sementara akses melakukan perubahan data rekening, yaitu melalui aplikasi Mandiri Online baik yang melalui kanal website maupun aplikasi mobile.