Temui Inpex, Menteri ESDM Ingin Masela Segera Dikembangkan

Temui Inpex, Menteri ESDM Ingin Masela Segera Dikembangkan
Pertemuan Menteri ESDM dengan CEO Inpex Corporation Takayuki Ueda di Tokyo, Jepang, untuk membahas masalah Blok Masela. (Sumber: Kementerian ESDM)

Pemerintah mengadakan pertemuan dengan perusahaan asal Jepang, Inpex, terkait rencana pengembangan (Plan of Development) Blok Masela. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Ignasius Jonan berkeinginan agar blok gas raksasa itu bisa segera berproduksi. 

Pertemuan tersebut dilakukan di Tokyo, Jepang dan difokuskan untuk membahas finalisasi PoD untuk mendapatkan opsi terbaik, dengan estimasi investasi yang rasional dan efisien. Saat ini Inpex telah memberikan angka estimasi pengembangan sebesar 15 miliar dolar AS. Namun pemerintah menilai investasi tersebut terlalu besar.

Baca juga: Proyek Kilang Pertamina Tingkatkan Kapasitas Jadi 2 Juta Barel

Blok Masela di sekitar Laut Aru, telah dieksplorasi sejak 1998 dan akan dikembangkan dengan kapasitas 9,5 juta ton LNG per tahun dan 150 juta kaki kubik per hari. Awalnya blok ini diharapkan untuk berproduksi di tahun 2018, namun akhirnya diperkirakan molor ke 2027.

Pengembangan Blok Masela diharapkan dapat menjadi tolok ukur dalam pengembangan Blok Migas lainnya, dan menunjukan bahwa potensi hulu migas di Indonesia masih memiliki prospek yang bagus.

Baca juga: Pertamina Stop Impor Avtur dan Solar