Telkomsel on The Mission 2019 Sambangi 3 Wilayah Indonesia Timur

Telkomsel on The Mission 2019 Sambangi 3 Wilayah Indonesia Timur
Peresmian Telkomsel on The Mission 2019/Sumber: Telkomsel

Telkomsel akan menggelar Telkomsel On The Mission 2019 di Minahasa (27 Agustus 2019), Mataram (24 September 2019), dan Jayapura (22 Oktober 2019) dalam rangka mengakselerasi pemerataan ekosistem digital di seluruh Indonesia.

Agenda yang mendapat dukungan dari Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) dan Kumpul Coworking Space ini nantinya akan memberikan kurikulum Training dan Coaching ke setiap peserta yang bertujuan untuk membentuk dasar pemahaman dalam merancang produk digital. Telkomsel mengharapkan inisiatif ini dapat menciptakan 45 produk digital dari masing-masing kota penyelenggara.

Baca juga: Jika Ibu Kota Jadi Pindah ke Kalimantan, Telkomsel Siap Kawal

"Telkomsel berupaya untuk terus bergerak maju mengakselerasikan negeri dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Indonesia melalui pemanfaatan teknologi digital. Telkomsel On The Mission menjadi bukti bahwa sebagai digital telco company, Telkomsel berkomitmen untuk membuka kesempatan seluas-luasnya bagi masyarakat, khususnya di wilayah Indonesia Timur, dalam membantu menyelesaikan masalah sosial dan ekonomi di seluruh lapisan masyarakat di Indonesia melalui pemanfaatan teknologi digital,” jelas Direktur Sales Telkomsel Ririn Widaryani dalam keterangan resmi, Rabu 28 Agustus 2019.

Menurut Ririn, selain memberikan pembekalan materi serta fasilitas, Telkomsel On The Mission 2019 turut menyediakan pembukaan akses ke stakeholders serta pengakuan eksistensi dari media nasional melalui kerja sama dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) dan Kumpul Coworking Space.

"Inisiatif ini juga merupakan bagian dukungan terwujudnya Gerakan Nasional 1.000 Startup Digital dari Telkomsel terhadap pemerintah dalam mengakselerasikan lahirnya perusahaan-perusahaan digital rintisan berkualitas baru," tambahnya.

Selain berupaya untuk mengakselerasikan ekosistem digital, produktivitas, dan pertumbuhan ekonomi di Indonesia Timur, Telkomsel On The Mission juga berfokus pada pengembangan masyarakat secara utuh. Maka dari itu, Telkomsel On The Mission sudah sesuai dengan panduan United Nations mengenai Global Goals for Sustainable Development Growth yang meliputi good health and well-being hingga sustainable cities and communities.

“Kami percaya bahwa sebuah karya dapat bernilai tinggi apabila mampu menghadirkan solusi yang bermanfaat bagi masyarakat. Melalui Telkomsel On The Mission, kami berupaya untuk terus mendorong sekaligus memperkuat para kreator muda agar mampu melahirkan inisiatif dan terobosan yang memberikan dampak sosial yang positif dalam mengakselerasikan negeri secara berkelanjutan,” ucapnya.

Sebagai informasi,Telkomsel On The Mission lahir pada 2018 dengan nama The NextDev On The Mission. Berdasarkan data distribusi kepesertaan The NextDev sepanjang 2015 hingga 2017, kurang dari 10% dari sekitar 4.000 early stage startup di Indonesia di dalam program tersebut yang berasal dari Indonesia Timur. Melihat potensi pengembangan tersebut, Telkomsel On The Mission hadir untuk fokus dalam mengakselerasikan kemampuan dan kapabilitas pemuda di wilayah Indonesia Timur guna menciptakan serta mengembangkan produk digital.

Tahun lalu, The NextDev On The Mission sukses melahirkan 10 produk digital yang terbagi ke dalam dua daerah asal, yakni kota Ambon (KantongDarah, Me-Doc, iLine, K-Rah, Maniso Trip) dan kota Kupang (Komodev, Lopo Tenun, Babagi Buku, BB,BB, Air.do). Kini, Telkomsel On The Mission 2019 menjangkau lebih banyak daerah sehingga mampu menginspirasi lebih banyak startup atau inovator di Indonesia Timur untuk terus bergerak maju bersama Telkomsel.

Baca juga: Telkomsel-Bluebird Hadirkan Taksi Berbasis IoT