Tahun Ini, PP Properti Bidik Pertumbuhan Laba Sebesar 19%

Tahun Ini, PP Properti Bidik Pertumbuhan Laba Sebesar 19%

PT PP Properti Tbk (PPRO) membidik pertumbuhan laba sebesar 19% di tahun 2018 ini, atau tercapai laba bersih Rp520 miliar dibandingkan 2017. Untuk mencapai target tersebut, Perseroan pun telah menyiapkan beragam strategi.

Direktur Keuangan PP Properti, Indaryanto mengatakan, pihaknya agresif menambah land bank atau cadangan lahan untuk dikembangkan, untuk mencapai target laba tahun ini.

“Dalam empat tahun terakhir, Perseroan fokus terus menambah jumlah land bank untuk memperkuat pangsa pasar properti. Dari land bank yang sudah kami miliki itu juga terus kami genjot pembangunannya, dan di semester II ini proyek pembangunan apartemen terbanyak ada di Surabaya,” jelas Indarto, dalam keterangannya yang dilansir dari Jatim.Tribunnews.com, Kamis (20/9/2018).

Lebih lanjut, Indaryanto menjelaskan, pada 2015, secara nasional jumlah land bank PP Properti seluas 50 ha dan pada 2016 bertambah menjadi 76 ha dan pada 2017 berkembang menjadi 297 ha.

“Tahun ini sudah menjadi sekitar 300 ha lebih yang masih bisa digarap sampai lima tahun ke depan karena sampai saat ini masih sekitar 10 persen-nya yang baru tergarap,” jelasnya.

Dia mengatakan, Perseroan juga tidak menutup kemungkinan untuk membuka peluang kerjasama dengan pemilik lahan untuk mengembangkan proyek-proyek potensial.

“Di Surabaya sendiri, sudah ada sekitar 20 ha yang mulai dikembangkan seperti Grand Sungkono Lagoon, Grand Shamaya, dan Westown View dan masih banyak lagi,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur Utama PP Properti, Taufik Hidayat, menambahkanbahwa  Kota Surabaya merupakan kota potensi pengembangan proyek apartemen setelah daerah Bodetabek.

“Setelah Surabaya, kami juga merambah Malang, Semarang, Bandung terutama di kawasan dekat kampus-kampus karena sasaran kami adalah investasi untuk mahasiswa,” kata Taufik, seperti dikutip dari Bisnis.com, Kamis (20/9/2018).

Dijelaskan juga, bahwa terkait kinerja keuangan, pada semester I/2018 Perseroan mencatatkan pertumbuhan laba bersih sebesar 15% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Sampai akhir tahun ini ditargetkan bisa tumbuh 19% atau tercapai laba bersih Rp520 miliar dibandingkan 2017.

Sedangkan kinerja marketing sales Perseroan semester I tahun ini mencapai Rp2,49 triliun atau telah tersisa 35% untuk mencapai target marketing sales sebesar Rp3,8 triliun.

Taufik menambahkan, strategi pemasaran yang dilakukan Perseroan yakni dengan menggandeng perbankan melalui program Pilkada (Pilihan Kredit Apartemen Anda) dan Super (Simpel Untung Promo dan Ekstra Reward).(DD)