Tahun ini, BUMI Bidik Produksi Batu Bara Naik 5%

Tahun ini, BUMI Bidik Produksi Batu Bara Naik 5%
Deretan truk pengangkut batu bara/Sumber: BUMI

Optimistis diperlihatkan PT Bumi Resources Tbk (BUMI)saat memasuki tahun 2020. Pasalnya, perusahaan tambang batu bara ini yakin produksi batu bara-nya bisa naik 5% pada tahun ini.

"Di tahun 2019, Output kami sekitar 88 juta metrik ton dibanding realisasi 2018 sekitar 80 juta metrik ton," jelas Direktur BUMI Dileep Srivastava dalam keterangan resmi, Senin 6 Januari 2020.

Atas dasar itulah, target produksi batu bara BUMI di akhir tahun ini bisa mencapai 92,4 juta metrik ton.

Dileep Srivastava mengaskan, target produksi 2020 masih akan didominasi produksi batu bara kalori tinggi dari PT Arutmin Indonesia dan kemungkinan produksinya akan disokong lewat Pendopo Energi Batubara.

Sampai kini, BUMI telah memperoleh kontrak jangka panjang untuk memasok batu bara bagi PLN.

 "Secara kuantitas, BUMI telah memperoleh kontrak untuk memasok batu bara sekitar 50% dari target penjualan di 2020," ujarnya.

Perlu diketahui, kinerja BUMI di tahun lau kurang bagus. Menurut laporan keuangan perusahaan, pendapatan BUMI pada kuartal III-2019 tercatat US$751,85 juta. Turun 8,85% secara dibandingkan periode yang sama tahun 2018 sebesar US$824,85 juta. Dengan angka itu, laba bersih perusahaan anjlok 62,94% jadi US$76,07 juta.

Adapun penghasilan bersih BUMI anjlok 63% lebih rendah dari tahun lalu, penyebabnya dapat dilihat dalam konteks kondisi ekonomi dan sektor global yang kurang mendukung pada tahun ini. Akibatnya, akan berlanjutnya ketidakseimbangan dalam pasokan dan permintaan batu bara serta harga yang lebih rendah.

Baca juga: Anak Usaha Bumi Resources Kembangkan Kawasan Wisata Satui Kalsel