Tahun Ini, Bank Mandiri Targetkan 1 Juta Merchant Gunakan QRIS

Tahun Ini, Bank Mandiri Targetkan 1 Juta Merchant Gunakan QRIS
Gedung Bank Mandiri/Sumber: Bank Mandiri

Tahun ini, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. menargetkan 1 juta merchant menggunakan Quick Response Code Indonesian Standar (QRIS).

Direktur Consumer & Retail Transaction Bank Mandiri Hery Gunadi mengatakan karena baru dimulai pada awal 2020, transaksi dengan menggunakan QRIS belum terlalu signfikan.

"Jadi belum terlalu signifikan [transaksi QRIS], baru 2.000 merchant kita yang transaksi, kan baru tanda tangan hari ini," kata Hery Gunadi dalam keterangan resmi, Senin 10 Februari 2020.

Sementara itu, selama 2019 transaksi QR Bank Mandiri berstandar QRIS melalui mesin EDC Mandiri maupun QR Statis tercatat sebanyak 640.000 transaksi dengan nilai transaksi Rp42 miliar.

Saat ini, Bank Mandiri telah melakukan penandatanganan kerja sama dengan Bukalapak sehingga terjadi akuisisi 1,5 juta mitra yang berupa warung tradisional untuk menjadi agen laku pandai Bank Mandiri. Hanya saja akuisisi tersebut memerlukan waktu.

Sebanyak 1,5 juta warung tradisional tersebut juga diberikan opsi untuk memasang QRIS.

Menurutnya, transaksi dengan menggunakan QRIS hanyalah merupakan opsi sehingga tidak serta merta akan mengurangi transaksi dengan menggunakan kartu. Nasabah masih memiliki pilihan untuk menggunakan QRIS maupun kartu dalam bertransaksi.

Saat ini, Bank Mandiri mencatat baru ada sekitar 2.000 merchant di bawah naungannya yang mengadopsi QRIS. Sementara itu, berdasarkan data Bank Indonesia terdapat 2,6 juta dari 65 juta micro merchant atau UMKM di seluruh provinsi yang sudah mengadopsi QRIS hingga akhir Januari 2020.

Baca juga: Sepanjang 2019, Bank Mandiri Bukukan Kredit Sindikasi US$3,4 Miliar