Tahun Ini, AP II Proyeksikan Pendapatan Aeronautika Rp6,26 Triliun

Tahun Ini, AP II Proyeksikan Pendapatan Aeronautika Rp6,26 Triliun
Ilustrasi/Sumber: AP II

Tahun ini, PT Angkasa Pura (AP II) memproyeksikan pendapatan aeronautika senilai Rp6,26 triliun. Sedangkan untuk porsi pendapatan non-aeronautika, perusahaan menargetkan Rp6,54 triliun atau berporsi mayoritas 51 persen dari total pendapatan perusahaan.

"Pendapatan pada tahun ini dikontribusikan dari bisnis aeronautika Rp6,26 triliun dan non-aeronautika Rp6,54 triliun yang di dalamnya sudah termasuk pendapatan kargo. Jadi, pertama kalinya mulai di tahun 2020 ini kontributor pendapatan terbesar AP II berasal dari bisnis non-aeronautika, yaitu sebesar 51 persen,” jelas Direktur Utama AP II Muhammad Awaluddin dalam keterangan resminya, Minggu 12 Januari 2020.

Jika dilihat secara menyeluruh, AP II menargetkan pendapatan senilai Rp12,8 triliun, laba bersih perusahaan mencapai Rp3 triliun, serta laba sebelum bunga, pajak, amortisasi, dan depresiasi (Ebitda) diproyeksikan sebesar Rp5,3 triliun pada tahun ini.

Sementara itu, Awaluddin menambahkan, konsep pengelolaan portofolio perusahaan juga sudah mulai dikembangkan tidak hanya bertumpu pada core business saja tapi sudah masuk ke adjacent business atau beyond the core.

Implementasi dari konsep ini adalah mengutilisasi secara maksimal pendapatan yang ada dalam bentuk multi-sided revenue stream, seperti digital business, big data, transportation platform system, dan lain-lain.

Di sisi lain, terkait target yang ada, Awaluddin memastikan dapat dicapai dengan juga memaksimalkan sinergi anak usaha melalui penerapan corporate parenting strategy dalam bentuk strategic control pada Angkasa Pura II Group.

Dalam hal ini di PT Angkasa Pura Propertindo, PT Angkasa Pura Kargo, PT Angkasa Pura Aviasi, PT Gapura Angkasa, dan PT Angkasa Pura Solusi beserta dua anak usahanya, yaitu PT Angkasa Pura Solusi Integra dan PT Angkasa Pura Sarana Digital.

"Seluruh anak usaha ditargetkan meraih pendapatan Rp3,4 triliun atau sekitar 26,7 persen dari total pendapatan 2020,” pungkasnya.

Baca juga: Nataru 2020, Pengguna 16 Bandara Angkasa Pura II Tembus 5,3 Juta