Sinergi BUMN untuk Dukung MotoGP Mandalika 2021

Sinergi BUMN untuk Dukung MotoGP Mandalika 2021
Kunjungan CEO DORNA ke The Mandalika. Sumber: ITDC

Setelah sukses menyelenggarakan Asian Games pada tahun 2018 yang lalu, pada tahun 2021 yang akan datang Indonesia kembali akan menjadi tuan rumah salah satu event olahraga dunia bergengsi, MotoGP. MotoGP 2021 akan diselenggarakan di Mandalika International Street Circuit (Sirkuit Mandalika) yang saat ini tengah dibangun oleh PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) atau Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) di kawasan pariwisata The Mandalika, Lombok Tengah, NTB. Sejumlah BUMN juga turut mendukung pengembangan infrastruktur Mandalika. 

Bentuk dukungan dan sinergi BUMN dalam persiapan penyelenggaraan MotoGP Mandalika 2021 antara lain pengerjaan badan jalan oleh WIKA dan Waskita Karya, penambahan panjang lintasan runway, upgrade kargo dan aksesibilitas, ekspansi apron dan pelebaran taxiway serta kegiatan promosi di Lombok International Airport (LIA) oleh Angkasa Pura I. Selain itu, Pelindo III dan ASDP tengah mengembangkan fasilitas kargo dan cruise. DAMRI akan membuka rute baru yang melayani sejumlah wilayah di Lombok menuju Mandalika dengan menyiapkan 12 bus berkapasitas masing-masing sebanyak 27 tempat duduk.

Saat ini pembangunan Sirkuit Mandalika memasuki tahap ground working badan jalan yang telah mencapai 30 persen. Pengaspalan badan jalan akan dimulai pada Januari 2020 sebelum kemudian dilanjutkan dengan upgrading permukaan badan jalan menjadi lintasan balap. ITDC dan MGPA (Mandalika Grand Prix Association) memastikan pembangunan sirkuit dapat selesai akhir tahun 2020 sehingga dapat menjamu tes pra-musim 2021, yang diperkirakan berlangsung Februari atau Maret 2021 sebelum musim balap 2021 dimulai.

Selain itu, guna meningkatkan aksesibilitas ke kawasan Mandalika, pemerintah pusat telah memberikan komitmen dukungan berupa pembangunan infrastruktur pendukung yaitu penyiapan akses jalan langsung/bypass sepanjang 17,39 km dengan Right of Way (ROW) jalan sebesar 50 meter dari Lombok International Airport (LIA) ke The Mandalika. Jalan bypass ini tengah disiapkan oleh Kementerian PUPR.

Kunjungan CEO DORNA

Pada hari Senin 28 Oktober yang lalu, CEO Dorna Sports SL (DORNA) selaku pemegang hak siar MotoGP meninjau langsung progres pembangunan Sirkuit Mandalika. Selain melakukan peninjauan lapangan, CEO DORNA Carmelo Ezpeleta dan Sporting Director DORNA Carlos Ezpeleta juga melakukan pertemuan dengan Direktur Utama ITDC Abdulbar M. Mansoer dan Direktur Konstruksi dan Operasi ITDC Ngurah Wirawan, beserta perwakilan Pemerintah Provinsi NTB dan Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah, perwakilan sejumlah BUMN, dan Tim Mandalika Grand Prix Association (MGPA), unit usaha ITDC yang mengelola Sirkuit Mandalika.

Kunjungan ini merupakan kunjungan pertama DORNA ke lokasi pembangunan Sirkuit Mandalika, sejak penetapan The Mandalika sebagai lokasi penyelenggaraan MotoGP di Indonesia melalui penandatanganan Promoter's Agreement antara ITDC dan DORNA pada akhir Januari 2019 lalu di Madrid, Spanyol.

Direktur Utama ITDC Abdulbar M. Mansoer mengatakan, “Pada kunjungan pertama DORNA ke lokasi Sirkuit Mandalika ini, kami memperlihatkan kepada DORNA progres pembangunan Sirkuit Mandalika dan memastikan bahwa pembangunan akan selesai sesuai jadwal sehingga Sirkuit Mandalika dapat masuk ke kalender MotoGP 2021. Kami juga menyampaikan rencana kerja MGPA dalam menggalang kerja sama dengan berbagai stakeholders untuk kesuksesan penyelenggaraan MotoGP 2021.”

CEO DORNA Carmelo Ezpeleta menyampaikan, “Saya puas setelah melihat progres pembangunan Sirkuit Mandalika. Saya sangat antusias dengan Sirkuit Mandalika karena merupakan sirkuit dengan konsep street race yang pertama, tapi dilengkapi fasilitas selayaknya sirkuit permanen, seperti CoEx building dengan paddock, hotel, dan rumah sakit. Saya sangat optimis sirkuit ini dapat menjadi sebuah icon karena merupakan street circuit yang pertama dan indah sekali."

Sirkuit Mandalika dibangun di tengah kompleks pariwisata The Mandalika yang menyediakan pemandangan indah ke bukit-bukit dan pantai. Sirkuit memiliki panjang 4,31 km dan 17 tikungan.

Dengan dukungan pemerintah, ITDC memperoleh hak untuk mengembangkan dan mengelola kawasan the Mandalika di Lombok Tengah, NTB, dengan luas 1.175 hektare. The Mandalika memiliki 16 km garis pantai yang indah dan dikelilingi bukit-bukit yang hijau, serta merupakan satu dari sepuluh destinasi pariwisata prioritas atau ‘Bali Baru’ yang ditetapkan pemerintah.

"Ini bukan proyek ITDC saja tapi proyek Indonesia. Dalam proses pembangunan Sirkuit Mandalika, ITDC tidak akan bekerja sendirian sehingga pembangunan Sirkuit Mandalika pasti selesai. Indonesia sudah membuktikan mampu menyelenggarakan Asian Games, sebagai ajang olahraga terbesar kedua setelah Olimpiade. Selain itu, MotoGP memiliki penggemar yang besar, setiap minggunya ajang MotoGP ditonton hampir 430 juta pemirsa televisi di seluruh dunia dan ini akan memberikan country branding dan benefit yang besar bagi Indonesia,” imbuh Abdulbar.

Penyelenggaraan event MotoGP Mandalika 2021 diharapkan dapat berjalan dengan lancar sehingga multiplier effect dari penyelenggaraan event ini antara lain penciptaan lapangan kerja langsung bagi sekitar 7.500 orang, memberikan tambahan investasi lokal sebesar 150 juta dollar AS, menambah jumlah kunjungan wisatawan asing ke Indonesia hingga mencapai 300 ribu orang/tahun, serta diperkirakan meningkatkan belanja wisatawan hingga mencapai 40 juta dollar AS per tahun dapat dinikmati masyarakat Indonesia khususnya NTB.

Baca juga: ITDC Fokus Kembangkan The Mandalika Jadi Destinasi Sportainment Kelas Dunia