Semen Indonesia Pasok Beton untuk Renovasi Masjid Istiqlal

Semen Indonesia Pasok Beton untuk Renovasi Masjid Istiqlal
Semen Indonesia pasok beton untuk renovasi Masjid Istiqlal (Sumber: dok. SIG)

PT Semen Indonesia (Persero) Tbk melalui anak usahanya PT Semen Indonesia Beton memasok beton siap pakai untuk renovasi Masjid Istiqlal. Beton yang dipasok adalah sebanyak 11.500 meter kubik.

Hendi Prio Santoso, Direktur Utama SIG menyampaikan bahwa perseroan bangga telah menjadi bagian dari pembangunan tersebut. Sebagaimana kita tahu, Istiqlal merupakan salah satu bangunan monumental di Indonesia dan masjid terbesar di Asia Tenggara.

Ia pun menambahkan bahwa SIB beton produksi SIB memiliki kualitas tinggi. Perusahaan ini memiliki Batching Plant tang tersebar di Indonesia. Di wilatah Jakarta sendiri, Batching Plant SIB terletak di Pulogadung dan Gatot Subroto. Kapasitas masing-masing batching plant sebesar 90 meter kubik atau 17 truck mixer/jam.

"Dengan keunggulan tersebut, SIG siap mendukung percepatan pembangunan yang berkualitas di Indonesia," ungkap Hendi dalam keterangan resmi perusahaan, Senin, 11 Januari 2021.

Sementara itu, produk ready mix yang dipakai untuk struktural renovasi bangunan masjid Istiqlal ini dipasok dari fasilitas Batching Plant terdekat yakni Pulogadung.

Renovasi Masjid Istiqlal dimulai pada bulan Mei 2019 dan berlangsung selama 14 bulan. Ruang lingkup pekerjaan meliputi penataan kawasan, pekerjaan struktur, pekerjaan arsitektur yang memperlihatkan Masjid Istiqlal sebagai bangunan cagar budaya, mechanical electrical plumping (MEP), termasuk tata udara dan tata cahaya serta pekerjaan interior. Dalam proyek tersebut, dilakukan signage dengan anggaran 511 miliar rupiah.

“Selain renovasi masjid Istiqlal, berbagai proyek bangunan dan infrastrukutr yang dibangun menggunakan produk ready mix SIB diantaranya proyek Light Rail Transit (LRT), tol dalam kota Jakarta, Bandara Soekarno Hatta, jalan tol Kunciran-Cengkareng-Depok-Antasari”, ungkap Hendi Prio Santoso.

Baca juga: Holding Hotel BUMN Terbentuk, Wika Realty Jadi Induk Holding