Semakin Agresif, Bank Mantap Bukukan Pertumbuhan Laba Sebesar 177,9%

Semakin Agresif, Bank Mantap Bukukan Pertumbuhan Laba Sebesar 177,9%

PT Bank Mandiri Taspen Pos (Bank Mantap) terlihat semakin agresif dalam melakukan ekspansi kredit yang mendorong kenaikan pendapatan bunga, dan berdampak pada kenaikan laba. Sepanjang semester I-2017, Bank Mantap berhasil mencetak pertumbuhan laba sebesar 177,9% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, yakni menjadi Rp67,52 miliar.

“Ini ditopang kenaikan pendapatan. Total revenue kami naik 258% dari Rp233,7 miliar menjadi Rp660,4 miliar,” kata Direktur Utama Bank Mantap Josephus K Triprakoso, seperti dikutip bisnis.com, Rabu (2/8/2017).

Dalam laporan keuangan Bank Mantap tercatat pos pendapatan bunga dan syariah serta pendapatan premi bersih naik 117,5% menjadi Rp260,94 miliar dari posisi Rp119,92 miliar. Persentase kenaikan yang lebih tinggi terjadi pada pos pendapatan operasional nonbunga yang tumbuh 298,5% menjadi Rp62,74 miliar.

Revenue kami sebanyak 90% merupakan pendapatan bunga, di mana 91% di antaranya berasal dari kredit,” ujar Joseph.

Dari sisi pendanaan, total dana pihak ketiga (DPK) yang dihimpun Perseroan mencapai Rp7,99 triliun atau tumbuh 41,3% dari posisi Rp5,65 triliun. Dengan kinerja tersebut, total aset Bank Mantap per semester I-2017 mencapai Rp9,79%, naik 32,56% dari level Rp7,39 triliun pada semester I-2016.

Sementara itu, dalam keterangan yang dilansir antarabali.com, Bank Mantap mencatat pertumbuhan kredit sebesar 174%, atau mencapai Rp7,54 triliun dari Rp2,74 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya. Diantaranya penyaluran kredit UMKM sebesar Rp5,6 triliun atau tumbuh 211,5% yang disalurkan untuk pembiayaan kredit ritel Rp1,11 triliun dan kredit mikro sebesar Rp1,19 triliun.

Secara segmentasi, Joseph menambahkan, Perseroan terus meningkatkan penyaluran kredit ke seluruh bisnis dengan pertumbuhan tertinggi pada segmen pensiunan yang mencapai 552% menjadi Rp5,22 triliun pada akhir bulan Juni 2017.

Hingga Juni 2017, Bank Mantap telah memiliki jaringan kantor sebanyak 146 unit, rencananya pada akhir 2017 Perseroan menargetkan penambahan menjadi 186 unit di seluruh Indonesia ditambah dengan layanan sembilan mobil kas keliling.(DD)