Selama Pandemi 2020, WIKA Raup Untung 322,34 Miliar Rupiah 

Selama Pandemi 2020, WIKA Raup Untung 322,34 Miliar Rupiah 
WIKA (Sumber: dok. WIKA)

PT Wijaya Karya (Persero) Tbk atau WIKA membukukan laba bersih sebesar 322,34 miliar rupiah sepanjang tahun 2020. Laba tersebut diperoleh dari total penjualan sebesar 16,54 triliun rupiah. Capaian tersebut membuktikan bahwa WIKA mampu merealisasikan laba bersih 54,81% lebih tinggi dari review target perseroan akibat penyebaran pandemi Covid-19.

Kontribusi penjualan terbesar didukung oleh sektor infrastruktur dan gedung. Kemudian secara berturut-turut diikuti oleh sektor industri, energi dan industrial plant serta properti. 

Meskipun berada di tengah pandemi Covid-19, kondisi keuangan perseroan terbukti tetap sehat. Hal itu tercermin dari arus kas positif dari aktivitas operasinya sebesar 141,28 Miliar rupiah.

Kinerja perseroan yang melampaui ekspektasi ini dimaknai oleh Direktur Utama WIKA, Agung Budi Waskito sebagai buah dari kemampuan adaptif dan budaya inovatif yang telah lama tertanam sekaligus berbagai langkah untuk menciptakan efisiensi.

Ia menyampaikan bahwa kinerja positif ini adalah buah dari kemampuan perusahaan untuk beradaptasi. Selain itu juga ditanamkannya budaya inovatif sejak lama dan langkah efisiensi yang dilakukan perusahaan.

“Kami ingin memastikan bahwa kondisi WIKA tetap sehat dimana langkah yang kami ambil adalah melakukan proses bisnis yang adaptif dan tangguh bertahan di tengah pandemi," ungkap Agung Budi dalam keterangan resmi perusahaan, 2 April 2021.

Sebagai kontraktor, WIKA pun membangun komunikasi aktif dan berusaha untuk menselaraskan kepentingannya dengan kepentingan pemilik proyek. 

"Dengan demikian, schedule maupun progress proyek tetap terjaga dan meminimalisasi terjadinya cost overrun,” lanjut Agung.

Berbagai langkah efisiensi juga ditempuh dengan melakukan penghematan biaya usaha dan operasional. Langkah ini diambil salah satunya untuk menjaga agar tidak terjadi pemutusan hubungan kerja terhadap karyawannya.
 
“Kami percaya SDM jadi modal utama untuk menggerakan bisnis WIKA sehingga kelak siap lepas landas ketika kondisi semakin membaik,” ujarnya.

Di tahun 2021, WIKA menargetkan untuk memperoleh kontrak baru sebesar 40,22 triliun rupiah. Ditargetkan 115,02 triliun rupiahnya adalah order book (perolehan di tangan).

Baca juga: Holding Hotel BUMN Terbentuk, Wika Realty Jadi Induk Holding