Rekam Jejak Integritas Pahala Mansury, Dirut Baru BTN

Rekam Jejak Integritas Pahala Mansury, Dirut Baru BTN
Pahala Mansury. Sumber: Twitter Pahala Mansury

Besarnya harapan dan tanggung jawab yang diembannya, tak menggetarkan langkah Pahala Nugraha Mansury, untuk memegang pucuk pimpinan di PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN). Menteri BUMN Erick Thohir dengan terang-benderang mengatakan kepada wartawan seusai bertemu Presiden Joko Widodo 22 November lalu bahwa penunjukan Pahala sebagai Dirut Bank BTN adalah untuk menyelesaikan berbagai isu di tubuh bank yang menjadi ujung tombak pembiayaan rumah tersebut.

Bank BTN tengah menghadapi sejumlah isu, di antaranya, posisi Direktur Utama Bank BTN yang kosong pasca ditinggal Suprajarto, yang mengundurkan diri usai ditunjuk menjadi direktur utama dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) BTN 29 Agustus 2019; juga kasus korupsi sebesar Rp300 miliar yang saat ini dalam status penyidikan Kejaksaan Agung RI. 

Secara kinerja, berdasarkan siaran pers BTN yang dirilis pada pertengahan November 2019, dijelaskan, Bank BTN mencatatkan perolehan laba senilai Rp801 miliar pada kuartal ketiga tahun ini. Pencapaian ini turun 42,6 persen dari periode yang sama tahun lalu, yang tercatat senilai Rp1,39 triliun. 

Sosok pria berkacamata ini diyakini Presiden Joko Widodo dan Menteri BUMN Erick Thohir dapat mendongkrak kinerja dan reputasi BTN sebagai agen pembangunan negeri ini.

Lantas, siapakah Pahala Nugraha Mansury?

Mantan Direktur PT Bank Mandiri (Persero) Tbk periode 2013 – 2016, Budi G. Sadikin, mengatakan bahwa Pahala merupakan sosok generasi muda yang berbakat. 

Pahala lahir di Bogor, 8 April 1971, Pahala merupakan sarjana akuntansi di Universitas Indonesia dan MBA program studi Finance di Stern School of Business, New York University, Amerika Serikat. Pengalamannya di sektor perbankan diasahnya di salah satu perbankan terbesar di Tanah Air, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. Ia tumbuh dan berkembang di bank pelat merah ini sejak tahun 2003 – 2017. 

Rekam jejaknya yang cemerlang di Bank Mandiri membawanya ditunjuk menjadi Direktur Utama PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk pada April 2017. Latar belakang Pahala sebagai pakar finansial diyakini mampu menjadi penawar masalah utama di maskapai berpelat merah tersebut. Sebagaimana dilaporkan oleh Majalah Tempo pada 15 Mei 2017, Menteri BUMN Rini Soemarno memberinya waktu 12 bulan untuk memperbaiki neraca keuangan Garuda Indonesia. Ketika itu, pada kuartal pertama tahun 2017, Garuda merugi sebesar Rp1,3 triliun.

Pahala menilai target itu berat, tapi dia optimistis bisa memenuhinya lewat serangkaian pengoptimalan. Pahala memimpin kurang lebih 17 bulan. Pahala pun dinilai berhasil menurunkan 60 persen angka kerugian pada semester pertama 2018 dibanding periode yang sama tahun 2017.

Pada September 2018, Menteri BUMN Rini Soemarno, kembali merotasi Pahala untuk menduduki jabatan di PT Pertamina (Persero) sebagai Direktur Keuangan.

Kini, tugas Pahala di BTN tidaklah mudah. Bank Umum Kelompok Usaha (BUKU) III ini mempunyai segudang pekerjaan rumah yang tak mudah diselesaikan dalam waktu dekat.

Namun, Pahala diyakini mampu mengemban tugas menjadikan BTN sebagai bank yang mempunyai pertumbuhan berkelanjutan. Sebab, Pahala adalah bankir yang sudah punya jam terbang cukup panjang, ditambah pengalaman korporasi non-bank yang cukup bervariasi.

Pengalaman ini diyakini mampu membantunya melakukan pemetaan secara cepat, serta menentukan strategi perbaikan dan aksi korporasi yang perlu diprioritaskan.

Mantan Direktur Utama Bank Mandiri periode 2010-2013 Zulkifli Zaini sebagaimana dikutip Majalah SWA, mengatakan bahwa Pahala N. Mansury adalah sosok yang cerdas, berintegritas, pandai menyusun serta melaksanakan strategi keuangan yang hemat dan teliti dalam menata keuangan perusahaan.

Zulkifli yang pernah menjadi atasan Pahala di Bank Mandiri, mengemukakan, rekam jejak Pahala selama menangani keuangan Bank Mandiri sangat memuaskan.

“Dia adalah sosok yang berintegritas dan disiplin mempraktikan prinsip GCG (Good Corporate Governance),” kata Zulkiflli. 

Profil 

Nama Lengkap: Pahala Nugraha Mansury

Tempat, Tanggal Lahir: Bogor, 8 April 1971

Domisili: DKI Jakarta

Pendidikan:

  • Sarjana Ekonomi, Akuntansi, Universitas Indonesia (1994)
  • Chartered Financial Analyst, CFA Institute Virginia (2003)
  • Master of Business Administration, The Stern School of Business, New York University,  Amerika Serikat (2019)

Karier:

  • Konsultan Change Management di Anderson Consulting Indonesia (1994 – 1997)
  • Senior Consultant di Booz Allen Hamilton (1999 – 2000)
  • Project Leader of The Boston Consulting Group (2002 – 2003)
  • SVP Economic & Financial Research PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (2003 – 2005)
  • SVP Accounting merangkap SVP Change Management Office PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (2005)
  • SVP Corporate Development PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (2005 – 2006)
  • EVP Coordinator Finance & Strategy PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (2006 – 2010)
  • Direktur Finance & Strategy PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (2010 – 2015)
  • Direktur Treasury & Market PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (2015 – 2016)
  • Direktur Finance & Treasury PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (2016 – 2017)
  • Direktur Utama PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (2017 – 2018)
  • Direktur Keuangan PT Pertamina (Persero) (2018 – 2019)

Baca juga: Di Balik Penolakan Suprajarto Memimpin BTN