PTPN XI Menjadi Proyek Percontohan Sistem Informasi ERP

PTPN XI Menjadi Proyek Percontohan Sistem Informasi ERP

Guna memudahkan manajemen dalam mengambil keputusan secara cepat dan tepat, PT Perkebunan Nusantara (PTPN) XI mendapat kepercayaan dari holding perkebunan untuk  menjadi proyek percontohan penerapan sistem manajemen informasi Enterprise Resource Planning (ERP).

Direktur Utama PTPN XI Dolly Parlagutan Pulungan menjelaskan, sistem ERP menyajikan data aktual mengenai kondisi internal Perusahaan dan analisis multifungsional yang memudahkan dalam hal pengambilan mengambil keputusan.

“Dengan menggunakan ERP, diyakini Perusahaan akan mampu menghadapi persaingan bisnis. Kami siap go live pada 1 Februari 2017,” kata Dolly dalam keterangan persnya, Sabtu (28/1/2017).

Menurut Dolly, ERP merupakan sistem manajemen informasi, mulai dari fungsi pengadaan, produksi, distribusi, penjualan hingga pengelolaan sumber daya manusia (SDM). ERP merupakan aplikasi yang mengintegrasikan seluruh fungsi di dalam suatu perusahaan dari awal hingga akhir.

“Sebelumnya, sistem manajemen informasi PTPN masih dilakukan secara manual, mulai dari rencana produksi, distribusi, penjualan dan kredit usaha yang dibutuhkan petani di setiap pabrik gula (PG) masih manual yakni bertemu langsung dengan sinder. Hal ini dikarenakan setiap pabrik gula memiliki sistem sendiri-sendiri,” katanya.

Lebih lanjut, Dolly menambahkan, dengan adanya sistem baru tersebut secara langsung akan mengubah budaya kerja karyawan, yang sebelumnya dilakukan secara manual, kini dilakukan secara terintegrasi dan transparan.

“Jadi sistem kerja menjadi satu kesatuan yang utuh dan serba realtime mulai dari unit kerja di pabrik gula paling barat sampai ke timur. Dengan begitu akan ada pengendalian biaya yang lebih baik,” paparnya.

Dalam hal kesiapan SDM, Perseroan telah melakukan sosialisasi kepada karyawan dan memberikan motivasi serta pelatihan-pelatihan dalam menggunakan sistem ERP tersebut.

Adapun dalam ERP tersebut terdapat sejumlah modul penting yang memiliki fungsi khusus, di antaranya modul finance yang bertanggung jawab dalam proses transaksi keuangan serta penjualan, modul controlling untuk akuntansi dan pengendalian biaya.

Selain itu modul Plant Maintenance (PM) untuk pemeliharaan aset, Project System (PS) untuk pengelolaan proyek dan aktivitas lainnya, Production Planning (PP) untuk perencanaan produksi, dan Quality Management (QM) untuk pengendalian kualitas.

Ditambah dengan modul Sales and Distribution (SD) untuk aktivitas penjualan dan distribusi, Material Management (MM) untuk pengadaan dan pergudangan, serta Human Capital Management (HCM) untuk pengelolaan sumber daya manusia dan penggajian.

Perlu diketahui, PTPN XI ditunjuk sebagai proyek percontohan untuk modul tanaman semusim, sedangkan PTPN V ditunjuk sebagai modul untuk tanaman tahunan.

“Selanjutnya, sistem ERP tersebut secara roll out diteruskan oleh PTPN yang lain secara bertahap sehingga seluruh BUMN (Badan Usaha Milik Negara) perkebunan ini terintegrasi dengan holding,” kata Dolly.

Di sisi lain, melalui sistem ini pula, PTPN XI memiliki pijakan untuk melangkah menjadi perusahaan global dan setiap proses manajemen yang tercatat di sistem dapat diterima oleh investor dunia.

“Sistem ini juga merupakan persiapan bagi kami untuk menuju penawaran saham perdana (Initial Public Offering/IPO) di bursa karena manajemen perusahan mudah dipantau dan dapat dipercaya,” pungkas Dolly.(IDR)