PT Media Nusantara Citra Tbk (“MNCN”) Business Update

PT Media Nusantara Citra Tbk (“MNCN”) Business Update
Sumber: Media Nusantara Citra

Jakarta, Indonesia – 24 Maret 2020

PT. Media Nusantara Citra Tbk ("MNCN" atau "Perseroan") telah berkinerja baik di berbagai lini bisnisnya, meski dengan situasi penyebaran COVID-19 di Indonesia saat ini. Kondisi ini menyebabkan perubahan dalam strategi pemasaran pengiklan untuk lebih banyak mengalokasikan belanja iklan pada FTA TV dan digital dari kegiatan kampanye off-air karena semakin banyak orang yang beraktifitas dari rumah.

Pemirsa Pada FTA TV dan Platform Online

Perkembangan COVID-19 di Indonesia baru-baru ini telah memaksa banyak lembaga untuk melakukan kegiatan sehari-hari mereka dari rumah (siswa belajar online dan karyawan bekerja dari rumah). Karena alasan ini, jumlah pemirsa di TV telah meningkat sebesar 50%, serta rata-rata waktu menonton per pemirsa juga meningkat, hal ini sebelumnya telah dikonfirmasi oleh Komisi Penyiaran Indonesia (KPI).

Di sisi lain, layanan streaming juga telah menunjukkan tren kenaikan yang disebabkan oleh kejadian ini, namun, peningkatannya tidak signifikan seperti halnya pada FTA TV, karena banyak orang Indonesia yang masih mengkonsumsi sebagian besar hiburan dan berita & informasi melalui FTA TV. Selain itu, biaya internet juga merupakan faktor kunci mengapa FTA TV lebih digemari daripada platform OTT.

Dampak COVID-19 pada Produksi dan Pemrograman

MNCN memiliki fasilitas studio terbesar di Indonesia, yang memungkinkan Perseroan untuk memproduksi semua program lokal secara in-house. Penyebaran COVID-19 telah menerapkan sedikit penyesuaian pada kegiatan produksi Perseroan, khususnya untuk program berbasis audiens, seperti program variety dan talk show, jenis program ini terus berjalan tanpa adanya audiens. Kegiatan produksi pada jenis program lain tetap terlaksana seperti biasa.

Pada slot non-prime time, Perseroan terus memanfaatkan pustaka kontennya, yang merupakan pustaka konten terbesar di Indoensia yang terdiri dari lebih dari 300.000 jam konten, dari serial drama, variety show, sitkom, animasi, dan banyak lagi.

Periklanan di FTA dan Digital

Pemerintah telah mengambil beberapa langkah tertentu seperti belajar dan bekerja dari rumah, penutupan sementara tempat-tempat umum, dan pembatasan kegiatan di luar rumah.

Hal ini menyebabkan banyak pengiklan membatalkan kegiatan pemasaran off-air, media luar ruang, cetak, dan kegiatan lainnya yang pada akhirnya mengalihkan anggaran ini ke FTA TV dan digital. Hingga saat ini, belanja iklan untuk FTA dan layanan streaming masih berjalan dengan sangat baik.

Perseroan telah meningkatkan tarif iklan FTA TV-nya, baik pada non-prime time dan prime time sebesar 10% pada Januari 2020 dan peningkatan lebih lanjut akan ditinjau case by case, tergantung pada jenis programnya.

Aplikasi hiburan all-in-one, RCTI+, yang diluncurkan oleh Perseroan pada Agustus tahun lalu, telah menunjukkan peningkatan signifikan dalam hal pendapatan iklan dan MAU (monthly active user/pengguna aktif bulanan). Hingga saat ini, RCTI+ telah berhasil menghasilkan 8,4 juta MAU. Selanjutnya, fase pengembangan untuk mengintegrasikan Metube (fokus pada kompetisi pencarian bakat) dan games aggregator sedang dikembangkan dan akan selesai pada Juni 2020.

Performa media sosial MNCN juga lebih kuat dari sebelumnya, karena Perseroan akan meningkatkan monetisasi pustaka konten melalui platform media sosial, seperti Youtube, yang telah berkembang pesat selama beberapa tahun terakhir. Mulai tahun 2020, sebagai salah satu penghasil konten paling aktif di Youtube, MNCN telah berhasil meningkatkan porsi bagi hasil dengan Youtube dari 50% menjadi 55%. Selain itu, monetisasi Youtube pada tahun 2020 akan tumbuh secara signifikan karena Perseroan telah meningkatkan durasi konten per unggah menjadi minimal 10 menit, ini memungkinkan Youtube untuk menjual lebih dari 1 slot iklan pada konten MNCN.

MNCN juga terus memproduksi konten berbasis sponsor di Youtube, memanfaatkan peningkatan jumlah subscribers di berbagai akun Youtube-nya, dengan lebih dari 70 juta subscribers pada Februari 2020.

Mulai April 2020, MNCN telah sepakat untuk melakukan hal yang sama dengan Facebook, karena Facebook telah mulai mengaktifkan fitur monetisasi konten untuk aktivitas content creator di situsnya.

Update Covid-19 di Indonesia

Penyebaran Covid-19 baru terjadi sekitar 2 minggu yang lalu di Indonesia. Covid-19 tidak terlalu mengancam Indonesia, tidak seperti negara maju lainnya dengan populasi yang lebih tua, seperti Korea dan Italia, mayoritas penduduk Indonesia berusia di bawah 30 tahun. Alasan lain mengapa Covid-19 juga bukan ancaman serius bagi Indonesia adalah karena penyebaran virus tidak efektif di negara-negara tropis, di mana suhu rata-rata berkisar antara 28-30 derajat Celcius. Selain itu, pemerintah telah mengambil beberapa langkah serius untuk menghentikan penyebaran Covid-19, tetapi tidak akan menerapkan lockdown secara total karena akan merugikan ekonomi Indonesia.

Selama penyebaran COVID-19 pertama di Wuhan, obat yang digunakan untuk membenahi COVID-19 adalah Chloroquine dan Avigan. Chloroquine awalnya digunakan untuk pengobatan malaria. Pemerintah memiliki 3 juta tablet Chloroquine dan telah menginstruksikan Kimia Farma Tbk, sebuah Badan Usaha Milik Negara, yang merupakan salah satu produsen Chloroquine terbesar di dunia untuk memproduksi 2 juta tablet tambahan. Selain itu, pemerintah telah memesan sejumlah besar Avigan, obat yang diproduksi dari Fuji, Jepang, untuk dikirim ke Indonesia dalam waktu seminggu.

Per tanggal 23 Maret 2020, ada 579 orang yang didiagnosis dengan COVID-19 dan 49 orang telah meninggal dunia.

Komentar dari Hary Tanoesoedibjo, Group Chairman MNC Group:

“MNCN akan terus bertumbuh pesat dalam bisnis FTA, konten, dan digital. Saya percaya bahwa mengingat tindakan yang diambil oleh pemerintah dan karakter dari virus ini, COVID-19, itu tidak akan berdampak signifikan pada perekonomian Indonesia, karena saya percaya puncak penyebaran virus akan berada dalam dua minggu ke depan dan kasus ini akan sepenuhnya hilang. Selain itu, MNCN sedang bernegosiasi dengan institusi terkemuka yang berniat untuk membeli saham sebesar 10% atau lebih dengan target penyelesaian pada April 2020. ”

PT Media Nusantara Citra Tbk
MNC Tower, 29th floor
Jl. Kebon Sirih Kav 17 - 19
Jakarta 10340
Phone: 62-21 3913338
Fax : 62-21 3910454

For more information, please contact:

Investor Relations:
Luthan Fadel Putra
luthan.putra@mncgroup.com

Samuel Christhopher Hartono
samuel.tanoesoedibjo@mncgroup.com