Program Bersih-Bersih Pegadaian Raih Nusantara CSR Award 2019

Program Bersih-Bersih Pegadaian Raih Nusantara CSR Award 2019
Program Bersih-Bersih Pegadaian Raih Nusantara CSR Award 2019/Sumber: Pegadaian

Untuk pertama kalinya, PT Pegadaian (Persero) mendapatkan sebuah penghargaan bergengsi sebagai BUMN terbaik dalam pelibatan komunitas untuk menangani sampah sehingga memiliki nilai ekonomi, pada acara Nusantara CSR Award 2019.

Penghargaan tersebut merupakan apresiasi terhadap keberhasilan Pegadaian dalam menyosialisasikan manfaat pengelolaan sampah untuk masyarakat menjadi emas melalui Program Bersih-Bersih Pegadaian.

Baca juga: Pegadaian Gandeng Sarinah Wujudkan Semangat Sinergi antar BUMN

“Kami (Pegadaian) sangat senang mendapatkan sebuah penghargaan dari Nusantara CSR Award 2019 ini. Penghargaan ini merupakan sebuah bentuk nyata bahwa program CSR kami yaitu Pegadaian Bersih-Bersih sangat bermanfaat bagi masyarakat sekitar," kata Kepala Divisi Kemitraan Bina Lingkungan (KBL) Hertin Maulida, dalam keterangan resmi, Jumat, 20 September 2019.

Hertin mengatakan Program Bersih-Bersih Pegadaian yang sudah berjalan dari tahun 2018 dan telah tersebar di 56 kota di seluruh kota-kota besar Indonesia. Menurutnya program tersebut menciptakan sebuah lingkungan yang bersih dan sehat, menambah pengetahuan tentang pengelolaan sampah, serta membangun inklusi keuangan dan kesejahteraan hidup masyarakat.

Ia menjelaskan bahwa Program Bersih-Bersih Pegadaian memberikan juga edukasi untuk memproses sampah rumah tangga menjadi bermanfaat bagi masyarakat, yaitu pengolahan sampah menjadi emas sesuai panduan CSR (Corporate Social Responsiblility) Pegadaian Bersih-Bersih, yang terdiri dari tiga program yaitu Pro Planet (bersih-bersih lingkungan), Pro Profit (bersih-bersih administrasi), dan Pro People (bersih-bersih hati).

"Untuk memproses sampah menjadi emas, tim pegadaian akan memberikan bimbingan terhadap masyarakat sekitar yang dimulai dari pemisahan sampah organik dan nonorganik. Kemudian sampah-sampah yang sudah dikumpulkan dapat melalui proses penyetoran, penimbangan, penghitungan, hingga tahap akhir hasil penimbangan dan konversi jumlah sampah ke dalam tabungan emas."

Sementara itu, Hertin menambahkan bahwa penghargaan tersebut memberikan motivasi terhadap Pegadaian untuk terus memberikan yang terbaik terhadap masyarakat dalam mengurangi sampah. Karena, Indonesia menghasilkan sampah yang cukup banyak per harinya, dengan jumlah rata-rata produksi sampah mencapai 175.000 ton per hari atau setara dengan 64 juta ton per tahun.

Baca juga: Pegadaian Perkuat Pemasaran dan Penjualan di Sumatera Utara