PLN Sukses Listriki 8 Desa di Ujung 2019

PLN Sukses Listriki 8 Desa di Ujung 2019
PLN Sukses Listriki 8 Desa di Ujung 2019/Sumber: PLN

PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) berhasil melistriki tiga desa di Kecamatan Weda Timur, Kabupaten Halmahera Tengah, Maluku Utara, yaitu Desa Messa, Desa Kotalo, dan Desa Dotte di ujung akhir tahun 2019.

Dengan terlistrikinya ketiga desa tersebut, kini PLN telah berhasil melistriki 99,9% desa yang berada di Halmahera Tengah.

“Puji syukur, desa demi desa berhasil kami listriki. Komitmen kami untuk terus bekerja menerangi seluruh pelosok Maluku Utara,” tutur Manager Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Sofifi, Yusrizal dalam keterangan resmi, Senin 30 Desember 2019.

Untuk melistriki tiga desa tersebut, PLN membangun Jaringan Tegangan Menengah sepanjang 20,58 kilometer sirkit (kms), Jaringan Tegangan Rendah (JTR) sepanjang 8,07 kms, dua buah Gardu Distribusi berkapasitas 50 kiloVolt Ampere (kVA), dan dua buah Gardu Distribusi berkapasitas 100 kVA.

Menyikapi hal ini, Bupati Halmahera Tengah, Edi Langkara menyampaikan terima kasihnya kepada PLN yang telah berkontribusi menerangi desa-desa di Halmahera Tengah.

“Pemerintah daerah siap mendukung PLN untuk menyediakan infrastruktur kelistrikan di Kabupaten Halmahera Tengah,” tutur Edi Langkara saat peresmian penyalaan listrik di tiga Desa Dotte, baru-baru ini.

Tidak hanya di Halmahera Utara, masyarakat dari lima desa di Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan, yaitu Desa Loeha, Desa Bantilang, Desa Tokalimbo, Desa Ranteangin, dan Desa Masiku kini dapat menikmati listrik sepanjang hari. Sebelumnya, 924 kk di lima desa tersebut hanya menikmati listrik selama 12 jam (pukul 18.00 – 05.00).

PLN membangun JTM sepanjang 45 kms untuk menyambungkan listrik dari wilayah Mahalona ke lima desa tersebut. Sebelumnya, desa tersebut dialiri listrik oleh PLN secara isolated dengan menggunakan Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) Loeha.

“Dengan beroperasinya JTM tersebut, kini listrik yang bisa disalurkan ke masyarakat menjadi lebih besar dan lebih efisien. Kami pun memiliki potensi penambahan sebanyak 200 pelanggan, ini PLN sudah siap sambungkan listriknya,” terang Manager Unit Pelaksana Proyek Ketenagalistrikan (UP2K) Sulawesi Selatan, Syaiffudin.

Bupati Luwu Timur, Ir HM Thorig Husler menyampaikan rasa syukurnya karena kini listrik telah menyala 24 jam.

“Terima kasih atas penyalaan listrik 24 jam dari PLN sehingga masyarakat bisa lebih produktif, utamanya mendukung perkembangan di sektor pertanian dan perkebunan sehingga muaranya dapat meningkatkan taraf ekonomi masyarakat,” pungkasnya.

Baca juga: Menteri ESDM Tugasi PLN – Pertamina Amankan Pasokan Energi di Nataru