PLN Mulai Bangun Proyek Listrik Lanjutan di Kalimantan Barat

PLN Mulai Bangun Proyek Listrik Lanjutan di Kalimantan Barat
PLN mulai membangun kembali Proyek Listrik di Kalimantan Barat. (Sumber: PLN)

PT PLN (Persero) memulai pembangunan Program Listrik Desa se-Provinsi Kalimantan Barat sebagai cara korporasi untuk menyediakan listrik di seluruh lapisan masyarakat. Groundbreaking atau penancapan tiang pertama dilakukan pada hari ini di Sanggau. Dengan pembangunan tersebut, rasio elektrifikasi PLN di Kalimantan Barat akan meningkat menjadi 90,4% dari sebelumnya 88,04%.

“Saat ini elektrifikasi desa menjadi fokus PLN. Kami ingin listrik dapat dirasakan oleh seluruh daerah sehingga perkembangan di negara ini merata,” ungkap General Manager PLN Wilayah Kalimantan Barat, Agung Murdifi, 20 Mei 2019.

Melalui program Listrik Desa, ujar Agung, PLN menerapkan energi berkeadilan melalui pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan hingga desa-desa terpencil. 

“Ketika rumah kami terlistriki, maka rumah saudara-saudara kami di ujung negeri juga harus terlistriki,” tegas Agung. 

Pada tahun 2018 PLN telah menyelesaikan program listrik perdesaan di Kalimantan Barat dengan membangun 4.825 kilo volt ampere Gardu Distribusi, 86 kilo meter sirkit jaringan tegangan menengah, 209 kms jaringan tegangan rendah dan 35 desa teraliri listrik dengan total pelanggan 5.678.

Baca juga: PLN Kasih Diskon Biaya Tambah Daya Untuk Semua Golongan

Kini dengan nilai investasi lebih dari 130 miliar rupiah pada 2019, PLN akan menambah jaringan listrik perdesaan di 60 lokasi dengan panjang jaringan tegangan menengah sepanjang 359 kms, jaringan tegangan rendah sepanjang 221 kms, dan gardu distribusi dengan kapasitas 9.625 kVA. 

Menurut Agung, potensi pelanggan yang akan menikmati akses energi listrik sebesar 13.169 pelanggan. 

Kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan program ini antara lain, infrastruktur jalan yang tidak memadai, posisi pemukiman terpencil, perizinan lahan atau kebun warga dan perizinan kawasan hutan. Meski menemui berbagai kendala, PLN akan selalu siap dan dengan bantuan banyak pihak program listrik perdesaan di Provinsi Kalimantan Barat dapat sukses terlaksana pada tahun 2019.

“Kami berharap pembangunan listrik di Desa Mandong dan 59 lokasi lainnya dapat berjalan dengan lancar tanpa kendala yang berarti. Sehingga listrik dapat membawa manfaat bagi seluruh masyarakat. Kami juga memohon dukungan dan kerja sama dari pemerintah daerah serta stakeholder lainnya demi kelancaran pembangunan proyek listrik desa di seluruh Kalimantan Barat,” ungkap Agung.

Baca juga: PLTA Patungan Indonesia Power-Kansai Siap Pasok Listrik Jawa Bali