PLN Kembali Listriki Pulau Terpencil, Kali Ini Dua Pulau di Kepri

PLN Kembali Listriki Pulau Terpencil, Kali Ini Dua Pulau di Kepri
PLN Listriki dua pulau di Kepulauan Riau (sumber: dok. PLN)

PLN melistriki dua pulau terpencil di Kepulauan Riau, yakni Pulau Jaloh dan Pulau Selat Nenek, Batam. Hadirnya listrik di pulau terpencil tersebut memberikan dampak positif bagi setidaknya 400 kepala keluarga.

Ekonomi mereka pun terbantu. Awalnya, mereka hanya bisa menikmati listrik selama 6 jam per hari. Kini, listrik sudah bisa dinikmati kapanpun atau 24 jam.

Beban masyarakat pun berkurang, mengingat warga Pulau Jaloh dan Selat Nenek harus menggunakan mesin swadaya untuk menghasilkan listrik. Untuk menikmati listrik dulunya para warga harus membayar 8 ribu rupiah per hari. Sedangkan dengan listrik PLN, pelanggan hanya perlu membayar 3.500 per hari jika penggunaan listrik selama 14 jam dan daya 900 VA.

“Sekarang kami lebih nyaman, anak-anak bisa belajar kapan saja. Selain itu, masyarakat kami sebagian besar berprofesi sebagai nelayan, dulu keperlua batu es kita beli dari Batam, sekarang kita bisa membuat sendiri,” ucap Zainal, warga Pulau Selat Nenek dalam keterangan resmi PLN, 17 Oktober 2020.

Untuk menghadirkan listrik di Pulau Jaloh dan Pulau Selat Nenek, PLN membangun Jaringan Tegangan Rendah (JTR) sepanjang 6 kilometer sirkuit. Pasokan listrik berasal dari pembangkit listrik tenaga diesel (PLTD) berkapasitas 100 kiloWatt (kW) untuk masing-masing lokasi.

PLN melakukan kerja cepat dalam pengerjaan infrastruktur listrik desa di kedua pulau yang hanya memakan waktu tiga minggu mulai dari pengangkutan material distribusi, mesin, hingga listrik menyala.

Melihat pentingnya keberadaan listrik, masyarakat tergerak untuk bergotong royong membantu petugas dalam membangun jaringan listrik.

“Semoga listrik ini dapat bermanfaat bagi masyarakat. Menghadirkan terang dan meningkatkan kesejahteraan,” ucap Agung Murdifi, Executive Vice President Corporate Communication and CSR.

Baca juga: Bersama PLN, Masyarakat Pulau Tinggi Ubah Sampah Menjadi Listrik