PLN Gandeng TNI Amankan Jaringan Transmisi

PLN Gandeng TNI Amankan Jaringan Transmisi
PLN Gandeng TNI Amankan Jaringan Transmisi/Sumber: PLN

Dalam rangka meningkatkan keandalan sistem ketenagalistrikan khususnya menghilangkan potensi gangguan yang terjadi, PT PLN bersama TNI menggelar sosialisasi kepada warga yang tanahnya ditanami pohon tanaman keras dan berada di bawah Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTET) 500 kV di desa Sukasari, kecamatan Rumpin kabupaten Bogor, baru baru ini.

Agenda yang dihadiri oleh Dwi Suryo Abdullah, Vice President Public Relation PT PLN (Persero) dan Komandan Korem Surya Kancana Kolonel Infanteri Novy Helmy yang memimpin langsung acara menyampaikan tentang bahaya pohon yang menjulang tinggi di bawah jalur SUTET 500 kV karena ketika hendak memangkas pohon tersebut akan berisiko bagi orang yang akan memotongnya.

Baca juga: Sukseskan Proyek 35.000 MW, PLN Teken Kontrak Pembangunan 3 PLTU dan 1 Gardu Induk

Untuk itu, menurut  Novy Helmy, apabila hendak memanfaatkan tanah yang berada di lintasan SUTET cukup ditanami tanaman seperti jagung, pisang, singkong, pepaya, buah naga, jeruk atau tanaman yang tidak membahayakan bagi SUTET 500 kV .

Novy berterima kasih kepada warga desa Sukasari kecamatan Rumpin yang telah merelakan pohonnya untuk ditebang untuk menghindari bahaya yang terjadi, meski melalui mekanisme yang telah disepakati antara warga dan PLN .

Menyikapi hal ini, Dwi Suryo Abdullah, Vice President Public Relation PT PLN (Persero) menambahkan, upaya mengamankan SUTET 500 kV dari potensi gangguan sebenarnya telah rutin dilaksanakan.

“Untuk agenda ini dinamakan kegiatan Grebeg Right of Way ( ROW) atau ruang bebas di sekitar SUTET 500 kV yang dibatasi oleh jarak bebas berdasarkan Peraturan Menteri ESDM No. 2 tahun 2019,” jelas Dwi Suryo Abdullah dalam keterangan resmi, Jumat 20 September 2019.

Menurut Dwi Suryo Abdullah, jarak aman ruang bebas sekitar 5 – 9 meter dari penghantar dan sekitar 7 meter dari batas kaki tower ke kiri dan kanan, atau dapat disebut dengan ruang yang dibatasi oleh bidang vertikal dan horizontal di sekeliling dan di sepanjang konduktor SUTET 500 kV.

“Di mana tidak boleh ada benda di dalamnya demi keselamatan manusia, makhluk hidup dan benda lainnya serta keamanan operasi sistem tenaga listrik,” tambahnya.

Dwi mengucapkan rasa syukur dan terima kasih atas kerja sama yang telah terjalin dengan solid antara PLN Unit Pelaksana Transmisi Bogor dengan Korem Surya Kancana sehingga bisa mewujudkan peningkatan kualitas layanan kepada pelanggan PLN.

Dwi berharap agar tidak hanya di desa Sukasari namun di tempat-tempat lain khususnya di bawah SUTET dapat dilakukan hal yang sama sehingga kekawatiran ada gangguan jaringan listrik bisa dihilangkan .

Baca juga: PLN Alirkan Listrik Gratis untuk 1.233 Warga Pulau Siberut Mentawai