PGN Siap Jalankan Penugasan Pertamina untuk Penuhi Pasokan LNG Bagi PLN

PGN Siap Jalankan Penugasan Pertamina untuk Penuhi Pasokan LNG Bagi PLN
Ilustrasi kilang gas PGN (Sumber: dok. PGN)

Pemerintah melalui keputusan Menteri ESDM Nomor 13 Tahun 2020 menugaskan Pertamina untuk menyediakan pasokan dan infrastruktur LNG untuk PLN. Induk holding migas tersebut pun menugaskan PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk untuk mengkoordinir pelaksanaannya. Target penandatanganan Head of Agreement antara PGN dan PLN adalah Triwulan I 2020.

"Pertamina menerima penugasan untuk menyediakan pasokan dan membangun infrastruktur LNG untuk PLN. Kemudian untuk mempercepat penyelesaian penugasan tersebut, PGN selaku subholding gas ditunjuk untuk mengkoordinir pelaksanaannya,” ungkap Sekretaris Perusahaan PGN Rachmat Hutama dalam rilis resmi perusahaan tanggal 11 Februari 2020.

Menyikapi mandat tersebut, PGN mengaku siap untuk menjalankannya. PGN akan berkoordinasi dengan PLN maupun afiliasinya untuk dapat menyelesaikan skema bisnis dan penugasan dalam jangka waktu tertentu. Rencananya, infrastruktur yang dibangun untuk pembangkit listrik dapat memasok LNG dengan volume sebesar 160 BBTUD guna meningkatkan efisiensi PLN.

Misi dari penyediaan pasokan LNG sendiri sebetulnya adalah untuk mengkonversi bahan bakar pembangkit listrik PLN menjadi LNG. Konversi ini dinilai lebih menguntungkan karena harga gas lebih murah dibanding bahan bakar lainnya yang berjenis High Speed Diesel (HSD). Dampaknya, biaya pokok penyediaan listrik pun menjadi lebih murah.

“Hal ini cukup rasional di mana selama ini harga gas bumi masih cukup bersaing dibanding dengan BBM. Kami yakin pemerintah akan memberikan dukungan terbaik dalam pencapaian pelaksanaan program,” jelas Rachmat.

Bagi PGN, proyek ini menjadi suatu prioritas jangka pendek menengah. Perusahaan berkomitmen untuk memaksimalkan pasokan dengan mengakses gas bumi dari wilayah timur Indonesia, termasuk untuk sektor kelistrikan.

“Penugasan ini juga terkait dengan kebijakan pemerintah untuk mengoptiomalkan supply gas dalam negeri. Saat ini dengan adanya subholding gas, maka pengelolaan bisnis gas Pertamina dan tujuan untuk peningkatan pemanfaatan gas bumi nasional akan semakin fokus bagi pengelolaan ketahanan energi nasional,” tegas Rachmat.

Baca juga: PGN Dukung DMO Gas Bumi Jika Diberlakukan