Peter Lydian, Penerus Baru Kerajaan Bisnis Mark Zuckerberg di Indonesia

Peter Lydian, Penerus Baru Kerajaan Bisnis Mark Zuckerberg di Indonesia
Facebook Indonesia Open Launch For Business. Sumber: Official Facebook Indonesia Page.

Senin (9/9) Facebook Indonesia resmi mengumumkan telah mengangkat Country Director baru yang telah kosong sejak Maret 2019 lalu. Peter Lydian adalah sosok yang akan memimpin operasional bisnis Facebook di Indonesia menggantikan Sri Widodo, Country Director Facebook Indonesia sebelumnya. Sri Widodo atau yang akrab disebut Wido telah resmi mengundurkan diri dari Facebook pada bulan Maret untuk melanjutkan karirnya di Unilever Indonesia sebagai Chief Digital Transformation and Growth Officer.

Sebagai Country Director Facebook Indonesia, Peter mendapat tanggung jawab untuk memberikan masukan dan dukungan untuk UMKM ataupun brand global dalam membantu pertumbuhan bisnis mereka secara online di Indonesia. Dalam pengangkatannya, Lydian disambut oleh VP Facebook Asia Tenggara, Benjamin Joe, yang mengatakan bahwa Asia Tenggara merupakan pusat pertumbuhan terbesar dan tercepat untuk produk-produk naungan Facebook Group yaitu Facebook, Instagram, dan WhatsApp.

Berdasarkan data yang diterbitkan Statista, Indonesia merupakan negara keempat dengan pengguna Facebook terbanyak di dunia dengan total pengguna yaitu 120 juta orang. Sedangkan di posisi satu yaitu India dengan total pengguna sebesar 290 juta orang, Amerika Serikat 190 juta orang pengguna dan Brazil dengan 120 juta orang pengguna. Selain dinobatkan sebagai salah satu negara dengan pengguna Facebook terbanyak, Indonesia juga menduduki peringkat keempat untuk negara dengan jumlah pengguna Instagram terbanyak dengan yaitu 56 juta orang pengguna. Sedangkan di posisi satu yaitu Amerika Serikat dengan total pengguna sebesar 110 juta orang pengguna, Brazil 66 juta orang pengguna dan India dengan 64 juta orang pengguna.

Baca Juga: Bank Indonesia - Gojek Beri Pelatihan Wirausaha kepada 200 UMKM

Tentunya dengan banyaknya pengguna sosial media besutan Mark Zuckerberg, Facebook melihat bahwa pengguna mereka kini tidak hanya senantiasa ingin terhubung dengan satu sama lain, tetapi juga membangun komunitas dengan cara yang lebih bermakna. Dengan adanya kantor resmi Facebook di Indonesia, kehadiran Facebook memiliki harapan untuk dapat lebih dekat dengan penggunanya di Indonesia dengan cara membantu literasi masyarakat Indonesia mengakses digital dan membantu UKM memanfaatkan bisnisnya ke ranah digital.

Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Morning Consult bekerja sama dengan Facebook pada tahun 2017, 2 dari 3 UKM di Facebook membangun bisnis mereka di Facebook dan 80 persen UKM di Facebook mengatakan bahwa penjualan mereka meningkat berkat berjualan online di platform tersebut. Bahkan, 67 persen dari mereka mampu mempekerjakan lebih banyak karyawan. Tidak hanya itu, 63 persen UKM menggunakan Facebook sehari-hari untuk keperluan bisnis dan 89 persen dari mereka mengatakan bahwa Facebook membantu mereka untuk menarik pelanggan.

Sama halnya dengan Facebook, Instagram juga memberikan keuntungan yang sama untuk UKM. Hasil studi IPSOS menyatakan bahwa 76 persen pengguna Instagram membeli barang setelah mengetahui lewat Instagram dan 52 persen responden mengarahkan konsumennya ke profil bisnis mereka di Instagram. Berdasarkan data internal Instagram, 50 persen pengguna dengan akun bisnis tidak memiliki situs khusus terkait produknya dan terdapat 87 persen UKM mengaku penjualannya meningkat setelah memanfaatkan platform Instagram bahkan 66 persen responden bahkan merasa Instagram membantu mereka untuk meraih pelanggan baru di luar kota atau negara lain. Lalu, sebanyak 63 persen responden merasa hubungannya menjadi lebih erat dengan konsumen karena menggunakan Instagram. Dari sisi agregat, sebanyak 62 persen responden UKM mengaku Instagram membantu mereka untuk mendapat inspirasi usaha.

 

Peter Lydian. Sumber: Linkedin Peter Lydian

 

Melihat visi-misi Facebook Indonesia membawa komunitas dan bisnis menuju online dan didukungnya pertumbuhan aktivitas pengguna Facebook dan Instagram yang begitu cepat dan berpotensial, juru bicara Facebook mengatakan bahwa Peter akan fokus pada industri e-commerce, produk konsumen serta layanan finansial dan teknologi. 

Salah satu strategi Peter membantu UKM menuju go digital adalah dengan mengadakan workshop di berbagai kota di Indonesia untuk memperkenalkan fitur-fitur Facebook business dan Instagram business. Selain itu, Facebook Indonesia juga akan menyediakan fasilitas pembayaran non-kartu kredit yang dapat digunakan UKM dan menyediakan layanan konsultasi atau pengaduan dalam Bahasa Indonesia dalam platform tersebut.

Baca Juga: Dorong UMKM Go Global, Telkom Gelar Latihan e-Commerce di Blanja.com

Melihat sepak terjang Peter di dunia Teknologi Informasi yang sudah berpengalaman lebih dari 20 tahun,  membuatnya terbiasa dengan adanya transformasi perusahaan digital. Saat berkiprah di Microsoft dan Dell, Peter pernah melakukan transformasi besar di perusahaan teknologi besar tersebut. Peter mengatakan, kiatnya untuk menjaga kualitas prestasinya cukup sederhana.

Menurutnya setiap orang perlu memiliki keseimbangan antara otak, hati dan nyali. Setelah keseimbangan batin sudah tercapai, kita harus menjemput kesempatan. Setelah kesempatan itu datang, datangilah mentor yang mempunyai relevansi dengan visi dan jenis pekerjaan untuk mewujudkan hal yang tadinya tidak mungkin menjadi mungkin. Peter mengatakan bahwa ia memiliki 3 orang mentor yang berjasa dalam kehidupan pribadi dan karirnya. Mentor pertama mengajarkan untuk tidak menjadi sombong. Mentor kedua mengajarkan untuk bagaimana berinteraksi dan menjalin hubungan baik dengan orang lain. Dan mentor ketiga mengajarkan mengenai kompetensi bisnis. Beliau mengajarkan, jika ingin menjadi sukses butuh satu spesialisasi, tetapi tidak berarti mengabaikan yang lain.
 

Biografi & Pendidikan

Tahun kelahiran 1973

S1 dari STMIK Bina Nusantara Jakarta (1997)

The Wharton School

London Business School

INSEAD

 

Karir

Programmer & System Support di Catur Sentosa Adi Prana (1992 – 1993)

General Manager Berka ICT Group  1996-2006

Business Development Director Dell Asia Pacific 2006 - 2009

Managing Director Dell Indonesia 2009 - 2013

Director Microsoft Indonesia 2013 - 2018

President Director Finmas 2018 - 2019

Country Director Facebook 2019 - Sekarang