Perusahaan dengan Tata Kelola Bagus Tahan Terhadap Krisis

Perusahaan dengan Tata Kelola Bagus Tahan Terhadap Krisis
Hendy Fakhruddin

Pada akhir tahun 2019, harga saham PT Unilever Indonesia Tbk (dengan kode saham UNVR) sempat mencapai angka yang sangat tinggi yaitu Rp 42.000 per saham. Pada tanggal 30 Desember 2019 pihak Unilever pun melakukan stock split 1:5 sehingga harga baru per saham Rp 8.400. 

Saat ini, di tengah pandemi Covid-19 dimana harga saham berbagai perusahaan berguguran, harga saham Unilever masih bertahan di kisaran Rp 8.250 (pengecekan saat artikel ini ditulis). Jumlah saham yang beredar pun banyak, yakni 38,15 milyar lembar saham. PT Unilever Indonesia Tbk adalah contoh perusahaan yang tahan (resilient) terhadap krisis. Hal ini dikarenakan oleh tata kelola perusahaan (Good Corporate Governance/GCG) yang sudah baik.

Hal ini dikatakan Hendy Fakhruddin, pakar GCG dan GRC dalam Diskusi Seputar Permasalahan Penerapan GCG yang diselenggarakan oleh KIM Consult secara online, Selasa 19 Mei 2020.

Menurut Hendy, kinerja bisnis bisa naik dan turun, akan tetapi apabila suatu perusahaan tata kelolanya sudah bagus, maka kinerjanya akan kembali lagi. “Bisnis bisa naik turun, tetapi kalau governance-nya bagus, dia akan balik lagi,” ujar penulis beberapa buku tentang pasar modal ini. 

Hendy mengamati bahwa perusahaan-perusahaan dengan GCG yang baik, kinerja sahamnya pun cenderung lebih baik. Hal ini dikarenakan adanya market confidence dan market integrity

Hendy mencontohkan PT Unilever Indonesia Tbk sebagai perusahaan yang sudah menerapkan GCG dengan baik tanpa perlu sering memamerkan skor GCG, tetapi memiliki aspek 3P yang sudah seimbang, yaitu People, Profit, dan Planet

Governance di sini sudah melekat, bukan karena pedoman atau hal lain, tetapi sudah menjadi soul,” ujar Hendy.

Hendy menambahkan bahwa GCG memiliki tiga tingkatan, yaitu regulatory-driven, market-driven, dan yang tertinggi adalah ethical-driven

Lalu bagaimana agar GCG suatu perusahaan menjadi semakin baik? “Dari pengalaman saya, komitmen para pimpinan, direksi dan komisaris, sangatlah penting. Karena leader ini yang membawa kultur atau atmosfer suatu perusahaan,” pungkas Hendy. 

Baca juga: Profil dan kumpulan berita tentang PT Unilever Indonesia tbk