Pertamina Hulu Energi Cetak Laba US$477 Juta di 2018

Pertamina Hulu Energi Cetak Laba US$477 Juta di 2018
Direktur Utama PHE Meidawati memberikan laporan keuangan 2018 kepada Direktur Utama PT Pertamina. (Sumber: Pertamina)

Anak usaha PT Pertamina (Persero), Pertamina Hulu Energi (PHE), berhasil mencetak laba bersih sebesar 477 juta dolar AS di tahun 2018, Angka tersebut meningkat signifikan bila dibandingkan dengan laba bersih 2017 sebesar 250,88 juta dolar AS.

Laba bersih tersebut, menurut Direktur Utama PHE Meidawati, juga melampaui target yang ditetapkan perseroan, yaitu sebesar 326 juta dolar AS.  

Selain kinerja keuangan yang positif, PHE juga mencatatkan keberhasilan dalam meningkatkan total produksi minyak dan gas tahun 2018 sebesar 75.191 juta barel ekivalen (MMBOE), lebih tinggi dari realisasi tahun 2017 sebesar 70.874 MMBOE. Kontributor utama produksi migas PHE adalah dari beberapa anak-anak usahanya, yaitu ONWJ, NSO, NSB, WMO dan OSES.

Di sepanjang tahun 2018, PHE tercatat melakukan pengeboran eksplorasi sebanyak 5 sumur. Hasilnya perseroan berhasil menemukan sumber daya migas sebesar 212 MMBOE atau meningkat 11% dari tahun lalu.

Baca juga: Menanti Indonesia Tak Lagi Impor Minyak Mentah dan BBM

Selain itu, PHE juga melakukan pengeboran 17 sumur pengembangan yang menghasilkan tambahan cadangan terbukti sebesar 119 MMBOE atau meningkat 67% dari tahun lalu.

Meidawati juga menjelaskan strategi untuk mencapai rencana kerja tahun 2019 antara lain adalah fokus dalam melakukan kegiatan eksplorasi.

"Kami memiliki banyak aging facilities, selain itu kami pun harus berusaha menahan laju natural decline yang kesemuanya membutuhkan upaya khusus. Beberapa lapangan pengembangan kami percepat pengerjaannya untuk mengejar target 2019. Selain itu kami akan mempercepat realisasi eksplorasi untuk mendapatkan cadangan pasti," jelas Meidawati.

Selain kinerja operasional, anak usaha PHE juga berhasil mendapatkan predikat Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan (PROPER) Kementerian Lingkungan Hidup Republik Indonesia sebanyak 2 predikat emas, 3 predikat hijau, dan 7 predikat biru.

Selain itu untuk pengelolaan lingkungan, PHE juga berprestasi di tingkat internasional dengan meraih peringkat pertama penghargaan Asean Energy Award 2018, di 36th Asean Minister of Energy Meeting (AMEM) Singapore, dan meraih penghargaan kategori CSR Leadership pada 10th Annual Global CSR Award.

Baca juga: Pertamina Resmi Bentuk PT Kilang Pertamina Balikpapan