Pertamina EP, Medco Sabet Penghargaan PROPER Emas KLHK

Pertamina EP, Medco Sabet Penghargaan PROPER Emas KLHK
Penerimaan penghargaan PROPER dari KLHK. (Sumber: Pertamina)

PT Pertamina EP dan Medco E&P Indonesia menyabet penghargaan PROPER Emas Tahun 2018 dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). Penghargaan tersebut diberikan karena korporasi dianggap memiliki tanggungjawab sosial dan lingkungan. Demikian keterangan tertulis kedua perusahaan tersebut pada 28 Desember 2018.

Kementerian KLHK bersama Dewan Pertimbangan Proper mengganjar empat unit bisnis Pertamina EP atas penghargaan tersebut, yaitu Rantau Field, Asset 3 Tambun Field, Subang Field dan Asset 5 Tarakan Field. Selain predikat emas, PT Pertamina EP juga berhasil menyabet predikat hijau untuk sebelas lapangan migasnya dan predikat biru untuk empat lapangannya.

Tahun lalu Pertamina EP meraih dua PROPER Emas untuk Rantau Field dan Tarakan Field. Bagi Rantau Field, raihan PROPER Emas tahun ini merupakan keempat kalinya secara berturut turut, sedangkan Tarakan Field yang kedua.

Sementara itu, KLKH juga memberikan Medco E&P Indonesia penghargaan satu PROPER Emas dan dua PROPER Hijau. Blok Rimau meraih PROPER Emas, sementara Blok South Sumatra dan Lematang mendapatkan PROPER Hijau. Sebelumnya Medco E&P juga meraih peringkat Emas selama delapan tahun berturut-turut sejak 2011. 

PROPER merupakan program penilaian pemerintah terkait kinerja perusahaan dalam pengelolaan lingkungan hidup, sesuai dengan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup Nomor 3 Tahun 2014. Program PROPER adalah salah satu program unggulan KLHK yang dikembangkan sejak 2002. Tujuannya mendorong tingkat ketaatan perusahaan dalam pengelolaan lingkungan hidup. Selain itu juga mendorong inovasi dalam pengelolaan sumber daya alam dan pemberdayaan masyarakat di sekitar lokasi.

Sementara itu Pertamina EP juga terus melakukan inovasi dalam program pemberdayaan masyarakat ini. Misalnya di Rantau Field, korporasi melakukan pembinaan budidaya ikan lele, anyaman tepas, budidaya rumput laut, dan budidaya tanaman hidroponik. Dalam bidang pendidikan, korporasi juga mengembangkan sekolah yang disebut sebagai Sikula Anak Nanggroe, di Desa Tampur Paloh.

Sementara Asset 3 Tambun Field juga melaksanakan sejumlah program, misalnya budidaya rumput laut, taman obat keluarga organik, Kampung Batik Betawi, dan olahan home industry bandeng C37, dan Taman Swadaya Usaha Masyarakat Pantai Mekar Ekowisata Mangrove. 

Budidaya rumput laut yang dilaksanakan di Desa Tambaksari, Kecamatan Tirtajaya, Kabupaten Kerawang berhasil meningkatkan perekonomian hingga lebih dari 400 petani tambak di empat kabupaten. Beberapa inovasi yang dihasilkan antara lain budidaya bandeng dengan sistem polikultur, serta pembuatan pakan dari limbah rumput laut.

Sementara Medco E&P Indonesia mengajarkan pertanian System of Rice Intensification organik di Blok Rimau. Selain itu korporasi juga mendorong masyarakat di Kabupaten Banyuasin untuk mandiri dalam mendukung ketahanan pangan dan ekonomi.