Pertamina EP Berhasil Temukan Cadangan Gas di Sulawesi Tengah

Pertamina EP Berhasil Temukan Cadangan Gas di Sulawesi Tengah
Ilustrasi, Proses Eksploitasi / Sumber : Pertamina EP

Pasca Exploration Drilling Team PT Pertamina EP berhasil menemukan cadangan migas dari sumur Randuwangi di kawasan Subang Jawa Barat, Februari lalu, kini, anak usaha PT Pertamina itu bersama Kontraktor Kontrak Kerja Sama di bawah pengawasan SKK Migas kembali berhasil menemukan cadangan gas dan kondensat di area Pertamina EP Asset 4 di Kecamatan Toili Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah melalui pemboran sumur eksplorasi Morea – 001 (MOR-001) dengan kedalaman akhir 2.300 meter.

Exploration & New Discovery Project Director PT Pertamina EP, Alfian Husein menuturkan, penemuan cadangan gas tersebut dipastikan setelah Tim Exploration Drilling Morea-001 dari Pertamina EP melakukan Drill Stem Test (DST) atau Uji Kandung Lapisan pada batuan karbonat Formasi Mentawa yang sedang berlangsung, mengalirkan gas sekitar 10 juta kaki kubik per hari (MMSCFD) dan diperkirakan akan lebih besar lagi.

Baca juga: Tingkatkan Produksi dan Inovasi, Pertamina EP Genjot Program EOR

“Besaran cadangan tersebut baru akan diketahui dalam beberapa bulan mendatang setelah selesai evaluasi lanjut dan verifikasi cadangan. Penemuan baru ini didapatkan setelah penemuan cadangan dari pemboran eksplorasi sebelumnya tahun lalu, di struktur Wolai dengan Contingent Resources sekitar 250 miliar kaki kubik gas (BCFG) plus beberapa juta barel minyak (MMBO),” jelas Alfian Husein dalam keterangan resmi, Jumat 5 April 2019.

Menurut Alfian Husein, kawasan Donggi-Matindok diprediksi masih menyimpan beberapa prospek dan lead yang cukup menjanjikan, apalagi kegiatan survei seismik 2D maupun 3D baik di daratan maupun di lepas pantai sedang dilakukan bahkan untuk yang lepas pantai telah selesai pertengahan Maret 2019 lalu.

“Penambahan data melalui survei seismik yang lebih detail tersebut sebagai upaya untuk menambah tingkat keyakinan atau meningkatkan status prospek menjadi prospek siap bor,” tambahnya.

Dengan penemuan cadangan migas baru dari struktur Wolai pada tahun lalu dan dari struktur Morea saat ini dipastikan akan menjadi cambuk semangat dan menambah keyakinan Pertamina EP untuk terus agresif melakukan kegiatan eksplorasi baik seismik maupun pemboran sebagai upaya menambah cadangan migas khususnya di kawasan pantai timur Sulawesi Tengah.

Baca juga: Pertamina EP Tutup 25 Sumur Ilegal di Jambi

Pengeboran tersebut merupakan rencana kerja Pertamina EP di tahun 2019 yang dieksekusi menggunakan rig E-52 dengan kapasitas 1.000 HP milik PT PDSI (Pertamina Drilling Service Indonesia) dengan performance rig yang sangat baik sebagai implementasi sinergi mutual benefit yang membanggakan.