Pertamina dan Pemkab Barito Timur Setujui Enam Kesepakatan

Pertamina dan Pemkab Barito Timur Setujui Enam Kesepakatan
Pertamina dan Pemkab Barito Timur Setujui Enam Kesepakatan/Sumber: Pertamina

PT Pertamina (Persero) melalui Direktorat Manajement Aset dan Pemerintah Kabupaten Barito Timur berhasil menyepakati enam poin terkait optimalisasi aset jalan dan landing site yang dimiliki Pertamina di kabupaten tersebut. Hal ini ditegaskan dalam pembahasan optimalisasi aset Pertamina di Kantor Bupati Barito Timur, Kamis 23 Mei 2019.

Menurut Vice President Asset Planning & Development Pertamina Hermawan, optimalisasi tersebut dilatarbelakangi oleh peraturan tentang pendayagunaan aset BUMN.

"Pertamina selaku BUMN wajib melakukan optimalisasi aset untuk menciptakan nilai tambah bagi perusahaan " ujar Hermawan dalam keterangan resmi, Jumat 24 Mei 2019.

Baca juga: Pertamina Investasi Rp27,4 T di 98 Proyek Hulu Migas Dalam Negeri

Seperti diketahui, Pertamina memiliki aset berupa jalan dan landing site di Kabupaten Barito Timur yang dibuka untuk mendukung mobilisasi kegiatan eksplorasi. Aset jalan tersebut sepanjang kurang lebih 60 km yang terletak di Desa Bentot Kecamatan Petangkep Tutui sampai dengan Desa Telang Baru Kecamatan Paju Epat, termasuk landing site yang terletak di Sungai Patai Telang Baru, Kabupaten Barito Timur, Provinsi Kalimantan Tengah.

Enam hasil pembahasan bersama Pertamina dengan Pemkab Barito Timur, yaitu pertama, semua pihak yang hadir mengakui bahwa aset jalan dan landing site di Kabupaten Barito Timur adalah benar milik Pertamina sesuai dengan legalitas yang dimiliki.

Kedua, untuk aset jalan yang masuk dalam kawasan hutan produksi konversi akan dimintakan perizinan sesuai dengan perundang-undangan. Ketiga, ruas jalan milik Kabupaten, Provinsi dan Negara yang tidak termasuk dalam sertifikat hak pakai milik Pertamina yang diterbitkan oleh Kantor Pertanahan Barito Timur merupakan milik Daerah/Provinsi/Negara, yang pengelolaannya sesuai dengan perundangan - undangan.

Keempat, Pemkab Barito Timur beserta Muspida, mendukung upaya Pertamina untuk mengelola aset jalan dan landing site sesuai dengan peraturan yang berlaku. Kelima, Pertamina menugaskan PT Patra Jasa, selaku anak perusahaan Pertamina untuk pengelolaan aset jalan dan landing site tersebut.

Keenam, diharapkan skema pengelolaan aset jalan tersebut dapat dapat memberikan manfaat bagi Pertamina, Pemda, perusahaan pengguna jalan dan masyarakat sekitar sesuai dengan peraturan perundang – undangan.

Baca juga: Jelang Mudik Lebaran, Pertamina Cek Kesiapan Depot LPG Tanjung Perak