Perluas Tren Bisnis, Bio Farma Siap Terjun Ke Pasar Retail

Perluas Tren Bisnis, Bio Farma Siap Terjun Ke Pasar Retail
Direktur Utama Bio Farma, M. Rahman Roestan / Sumber: Bio Farma

Melalui layanan vaksinasi terpadu Imunicare, Bio Farma siap terjun ke pasar retail di Indonesia untuk mempeluas pangsa pasarnya yang selama ini terbagi menjadi penjualan sektor dalam negeri, penjualan sektor swasta dan penjualan ekspor.

Hal itu disampaikan oleh Direktur Utama Bio Farma, M. Rahman Roestan dalam keterangan resmi perusahaan, Selasa 23 April 2019.

M. Rahman Roestan menjelaskan, terjunnya Bio Farma ke pasar retail ini, seiring dengan perluasan tren bisnis farmasi, menuju industri farmasi 2030.

Menurutnya, industri farmasi Indonesia, tidak hanya akan bergerak pada bidang riset dan pengembangan, produksi dan distribusi saja, tetapi mulai memasuki fungsi lainnya seperti pencegahan melalui vaksinasi, diagnosis, perawatan, penyembuhan dan pelayanan.

Baca juga: Bio Farma Raih Predikat “Sangat Baik” di GCG 2018

“Dari sisi riset dan pengembangan, Bio Farma sudah memiliki link untuk melakukan kolaborasi dan kerja sama riset, dari sisi produksi dan distribusi, Bio Farma sudah sesuai dengan standar Badan Kesehatan dan Dunia (WHO), dan kini, untuk pelayanan Bio Farma akan memperkuatnya melalui layanan vaksinasi terpadu ini berarti, industri farmasi Indonesia, akan memasuki fase end to end, dimulai dari kemandirian bahan baku, dengan kekuatan riset, produksi, distribusi dan layanan (services),” tutur Rahman.

Sementara itu, Direktur Pemasaran Sri Harsi Teteki, menambahkan, dengan layanan ini, masyarakat akan mendapatkan akses dan solusi untuk meningkatkan imunitas. Tentu saja, dengan harga terjangkau dan ketersediaan jenis vaksin yang lengkap, serta terjamin kualitas dan keaslian dari produknya.

“Kami berharap dengan adanya imunicare ini, masyarakat akan lebih mudah untuk mendapatkan akses vaksinasi, dengan kualitas layanan prima dengan harga yang tentu saja terjangkau,” ujarnya.

Sri Harsi menambahkan, imunicare ini akan hadir di seluruh Indonesia, baik hadir sebagai klinik di rumah sakit ataupun di klinik embarkasi mengingat Imunicare kini sudah menjadi Layanan Vaksinasi Internasional, yang bisa memberikan layanan vaksinasi meningitis untuk jamaah haji dan umrah.

Baca juga: Gandeng Unhas, Biofarma Perkuat Kerja Sama Penelitian

Bio Farma akan mendekatkan pelayanan dan akses vaksinasi ke masyarakat, dengan harga yang terjangkau dengan jenis vaksin yang beragam.

“Layanan imunicare ini dibuat untuk mendekatkan layanan Bio Farma kepada end user dari layanan vaksinasi. Kami berencana untuk membuka imunicare di 25 lokasi, dengan sistem kemitraan bersama klinik, rumah sakit BUMN maupun swasta melalui mekanisme kemitraan dengan meng add-on kan ke klinik yang sudah ada, dengan menambah pelayanan vaksinasi dari imunicare, sehingga layanan klinik tersebut akan bertambah dari layanan kuratif menjadi layanan kuratif dan preventif,” ucapnya.

Menyikapi hal ini, Kepala Divisi Unit Bisnis dan Klinik, Tjut Vina, menambahkan, layanan imunicare akan dibuka melalui sistem kemitraan di mana, setiap calon mitra yang akan bekerja sama dengan Bio Farma akan mendapatkan pelatihan – pelatihan terkait pengelolaan vaksin.

“Kami akan memberikan standar-standar pelayanan dari vaksinasi kepada semua calon mitra kami, baik yang terkait dengan produk seperti sistem rantai dingin (cold chain system), pengolahan limbah, dan dukungan informasi dan teknologi dan terutama mengenai product knowledge termasuk Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) kepada tenaga medis,” pungkasnya.