Perindo Dukung Menteri Kelautan Kembangkan Budidaya Ikan dengan Sediakan Pakan

Perindo Dukung Menteri Kelautan Kembangkan Budidaya Ikan dengan Sediakan Pakan
Perum Perindo dukung Menteri Kelautan kembangkan produksi ikan (Sumber: dok. Perindo)

Perusahaan Umum (Perum) Perindo mendukung program Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono untuk mengembangkan potensi budidaya ikan kerapu. Jenis ikan tersebut dianggap sebagai komoditas hasil perikanan budidaya yang memiliki nilai ekonomis tinggi baik di pasar regional maupun internasional.

Direktur Utama Perum Perindo Fatah Setiawan Topobroto mengatakan perusahaan akan mensupport untuk pakan ikan budidayanya.

“Nanti pakan ikan akan dipasok dari Perum Perindo untuk program budidaya ikan kerapu. Pakan ikannya dari Pabrik Pakan kami di Subang,” katanya, Rabu 17 Maret 2021 dalam keterangan resmi perusahaan.

Peindo sendiri memiliki pabrik pakan ikan yang sudah mulai beroperasi sejak 23 Juli tahun 2020. “Tidak hanya pakan ikan, kami juga akan support pakan udang untuk budidaya udang vannamei yang digagas Kementerian Kelautan & Perikanan,” tambah Fatah.

Perum Perindo memastikan memproduksi pakan ikan dan udang yang bersaing di kelasnya. Adapun mesin pakan mampu memproduksi 6.300 ton per bulan.

BUMN tersebut memastikan bahwa bahan baku pakan ikan dan udang menggunakan kualitas terbaik. Misalnya saja tepung ikan, tepung terigu, tepung industri, gaplek, Squid liver powder, minyak ikan, squid liver oil, minyak sawit, vitamin dan mineral.

“Untuk beberapa bahan baku pakan ikan dan udang saat ini masih ada yang import, karena di Indonesia saat ini untuk salah satu jenis bahan baku belum tersedia yaitu Fish Oil, namun secara bertahap akan menggunakan bahan baku yang diproduksi di dalam negeri,”Jelas Fatah. 

Selain mendukung program KKP,  pabrik pakan ikan dan pakan udang Perum Perindo di Subang merupakan wujud kepedulian dalam membantu petambak dan petani ikan. Pasalnya, pakan memiliki peran penting dengan menguasai 80% dari biaya budidaya ikan maupun udang.

Selain mendukung dengan pakan ikan, Perum Perindo secara mandiri juga melakukan budidaya kerapu menggunakan teknik keramba jaring apung (KJA) di Singaraja, Bali. KJA Kerapu Perum Perindo memiliki 427 holes.

Baca juga: Tingkatkan Kinerja, Perindo Segera Transformasi dari Perum ke Persero