Pemerintah Beri Bantuan Kuota Internet, dari Jenjang Paud Sampai Perguruan Tinggi

Pemerintah Beri Bantuan Kuota Internet, dari Jenjang Paud Sampai Perguruan Tinggi
Pemerintah berikan bantuan kuota internet (Sumber. dok. Mendikbud)

Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan memberikan bantuan berupa kuota internet untuk menunjang proses Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ). Bantuan tersebut diberikan bagi peserta didik dari pendidikan usia dini (PAUD) hingga perguruan tinggi.

Selain diberikan kepada pelajar, bantuan kuota data internet ini juga diberikan kepada pengajar. Bantuan tersebut akan diberikan selama 4 bulan dan membutuhkan anggaran sebesar 7,2 triliun rupiah.

"Saya bersyukur atas kerja sama dan koordinasi yang baik lintas kementerian dan lembaga sehingga kebijakan bantuan kuota data internet dapat terealisasi. Seluruh penerima manfaat yakni peserta siswa, guru, mahasiswa, dan dosen akan mendapatkan kuota internet sesuai yang diperlukan selama empat bulan ke depan," ujar Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Nadiem Makarim.

Bantuan kuota data internet yang diberikan pemerintah terdiri dari dua jenis, yakni kuota umum dan kuota belajar. Kuota umum berarti yang dapat digunakan untuk mengakses seluruh laman dan aplikasi, sedangkan kuota belajar berarti yang hanya dapat digunakan untuk mengakses laman dan aplikasi pembelajaran dengan daftar yang tercantum pada http://kuota-belajar.kemdikbud.go.id/.  

Alokasi kuota yang diberikan yakni untuk peserta didik Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) sebanyak 20 GB/bulan, peserta didik jenjang pendidikan dasar dan menengah 35 GB/bulan, pendidik pada PAUD dan jenjang pendidikan dasar dan menengah 42 GB/bulan, serta untuk mahasiswa dan dosen 50 GB/bulan. Seluruhnya mendapatkan kuota umum sebesar 5 GB/bulan, sisanya adalah untuk kuota belajar.

Peresmian pemberian bantuan tersebut dilakukan oleh Mendikbud, disaksikan oleh Ketua Pelaksana Komite Penanganan Covid19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN), Kementerian terkait dan perwakilan Direksi dari operator seluler yang terlibat yakni Telkomsel, Indosat Ooredoo, XL Axiata, AXIS, 3 (Tri), dan Smartfren.

Pada kesempatan tersebut, Erick Thohir, Ketua Pelaksana menyampaikan bahwa program kerja KPCPEN dari awal tidak pernah berubah. Indonesia sehat, Indonesia bekerja, Indonesia tumbuh adalah tiga strategi yang terus berusaha dijalankan secara baik.

"Kebijakan bantuan kuota data internet menjadi bagian dari Indonesia tetap kerja,” jelas Erick Thohir.

Ia menambahkan bahwa terlaksananya program ini merupakan koordinasi antara Kemendikbud dengan pemangku kepentingan lainnya yakni KPCPEN, Kementerian BUMN, serta Kemenkominfo. 

"Ini bukti kolaborasi dan kerja sama yang sangat positif karena negara hadir untuk rakyat, bekerja 24 jam untuk rakyat," terang Erick.

Baca juga: Satgas PEN Salurkan Subsidi Gaji pada 398 Ribu Guru Honorer dan Tenaga Pendidik