Pelindo 1 Rampungkan Pengembangan Pelabuhan Sibolga 100 persen

Pelindo 1 Rampungkan Pengembangan Pelabuhan Sibolga 100 persen
Pelabuhan sibolga / Foto: Dok. Pelindo 1

Setelah Presiden Joko Widodo melakukan peresmian ground breaking pengembangan Pelabuhan Sibolga di 2016, akhirnya PT Pelabuhan Indonesia I (Persero) atau Pelindo 1 menyelesaikan seluruh pengembangan Pelabuhan Sibolga, Sumatra Utara.

Penyelesaian 100 persen ini meliputi pegembangan dermaga multipurpose dengan panjang keseluruhan 153 meter, pembangunan container yard, penguatan dermaga, trestle dan breasting dolphin, pemasangan crane dermaga (fix crane), penataan terminal penumpang serta perluasan dermaga ferry 400 m2.

SVP Corporate Secretary Pelindo 1, M. Eriansyah menjelaskan, Pelindo 1 telah menyelesaikan pengembangan Pelabuhan Sibolga yang merupakan salah satu program pemerintah.

“Kami telah menyelesaikan perluasan Dermaga Multipurpose, pembangunan Container Yard, perluasan dermaga feri, serta revitalisasi terminal penumpang & pembangunan skybridge dengan panjang 150 meter yang menghubungkan dermaga feri dengan terminal penumpang,” ujar M. Eriansyah, dalam keterangan resmi, Sabtu 16 Februari 2019.

Baca juga: Melalui e-Learning, Pelindo 1 Ajarkan Materi Ekspor Impor Kepabeanan

Menurut M. Eriansyah, dengan rampungnya pengembangan tersebut, kinerja pelayanan kepelabuhan di Pelabuhan Sibolga terus menunjukkan peningkatan baik dari segi kualitas maupun kuantitas.

Sebagai Pelabuhan Pengumpul, Pelabuhan Sibolga telah dilengkapi dermaga Multipurpose dengan panjang keseluruhan 153 meter yang memiliki panjang tambatan 296 meter yang mampu disandari empat kapal sekaligus dan luas lapangan penumpukan 6.000 m2 yang dapat menampung peti kemas hingga 18.000 box/tahun atau 20.000 teus/tahun.

Untuk menunjang kualitas dan kecepatan pelayanan bongkar muat, Pelabuhan Sibolga juga didukung dengan peralatan bongkar muat berupa 1 unit Fix Crane.

Pengembangan Pelabuhan Sibolga ini mampu menekan biaya logistik di mana arus barang yang melewati Pelabuhan Sibolga semakin meningkat.

Peningkatan kinerja pelayanan juga terlihat dari peningkatan arus barang di mana jumlah bongkar muat peti kemas tahun 2018 mencapai 7.105 TEUs meningkat dibandingkan periode tahun 2017 sebesar 6.739 TEUs.

Baca juga: Fix Crane Pelindo I Mulai Beroperasi di Pelabuhan Sibolga

Sementara untuk layanan penumpang, jumlah total penumpang yang memanfaatkan jasa pelabuhan selama 2018 mencapai 73.085 orang, meningkat 34,80% jika dibanding tahun 2017 sebesar 54.215 orang.

Penataan Terminal Penumpang Pelabuhan Sibolga yang mengusung konsep modern dengan sentuhan etnik diharapkan mampu menjadi ikon baru bagi Kota Sibolga serta dapat menjadi pintu gerbang dalam mendukung peningkatan potensi sektor kepariwisataan terutama di Kota Sibolga, Kabupaten Tapanuli Tengah, Nias dan daerah di sekitarnya.

Pelabuhan Sibolga juga diharapkan dapat menjadi simpul bagi sentra produksi/industri dan hasil tambang, transportasi dan logistik di kawasan pantai Barat Sumatra Utara.

“Pengembangan kapasitas layanan Pelabuhan Sibolga yang kami lakukan ini merupakan wujud dukungan kami atas visi Nawacita serta konsep membangun dari pinggiran yang ditetapkan Pemerintah. Kami optimistis, ke depan, Pelabuhan Sibolga mampu membawa multiplier effect yang luar biasa bagi perekonomian sekaligus mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat Sumatra Utara khususnya dan Indonesia bagian Barat,” pungkasnya.