Pegadaian dan KBN Sinergi Pemanfaatan Produk dan Layanan

Pegadaian dan KBN Sinergi Pemanfaatan Produk dan Layanan
Pegadaian dan KBN Sinergi Pemanfaatan Produk dan Layanan/Sumber: Pegadaian

PT Pegadaian (Persero) menjalin kerja sama untuk pemanfaatan produk dan pelayanan dengan PT Kawasan Berikat Nusantara (KBN) (Persero) yang ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman oleh Direktur Utama Pegadaian Kuswiyoto dan Direktur Utama KBN Sattar Taba di Jakarta, Selasa 12 November 2019.

"Kerja sama ini merupakan bentuk semangat sinergi BUMN guna pemanfaatan produk dan pelayanan antarperusahaan. Pada kerja sama kali ini Tabungan Emas Pegadaian menjadi produk unggulan yang ditawarkan pada KBN," kata Kuswiyoto dalam keterangan resmi, Rabu 13 November 2019.

Kuswiyoto menerangkan jumlah tabungan emas per September 2019 sebesar 3,6 ton dari sebelumnya hanya sebesar 3,4 ton. Sementara jumlah nasabah tabungan emas sudah mencapai 3,3 juta orang atau naik dari posisi sebelumnya sebanyak 3,1 juta nasabah.

Bahkan, Kuswiyoto juga menerangkan, kerja sama dengan KBN sebagai pedoman dan langkah awal dalam meningkatkan sistem penjualan dan pemasaran dengan kompetensi, fasilitas serta pemberian jasa dengan prinsip saling menguntungkan. Sehingga, kerja sama ini juga untuk mengembangkan jaringan kedua BUMN.

"Dengan kerja sama dengan KBN, bisnis gadai akan semakin meningkat. Karena, kami meyakini akan membawa dampak usaha kedua belah pihak akan lebih meningkat," ucapnya.

Penandatanganan kerja sama tersebut bertujuan untuk memanfaatkan kemampuan masing-masing pihak dalam melaksanakan, mengembangkan, dan meningkatkan bidang usaha sesuai ketentuan yang berlaku.

Seperti yang diketahui bahwa di tahun 2019, Pegadaian telah menjalin kerja sama dengan lebih dari 100 perusahaan yang terdiri dari BUMN, BUMD, Swasta, Asosiasi, dan Instansi Pendidikan di seluruh Indonesia.

Perusahaan besar yang sudah jalin kerja sama dengan Pegadaian diantaranya adalah PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) (Persero), PT Bank Mandiri (Persero), PT Telekomunikasi Indonesia (Persero), dan PT Telekomunikasi Selular (Persero).

Baca juga: Tingkatkan Pemasaran dan Penjualan Produk, Pegadaian Gandeng 4 BUMD DKI