Olah Batu Gunung Jadi Kapur, PGN Alirkan Gas Bumi ke Salsabila

Olah Batu Gunung Jadi Kapur, PGN Alirkan Gas Bumi ke Salsabila
PGN embali merealisasikan komitmennya untuk menyalurkan energi baik ke seluruh sektor industri. Kali ini, PGN melakukan pengaliran gas ke CV Salsabila, perusahaan yang bergerak di sektor pengolahan batu gunung menjadi kapur di Majalengka, Cirebon, Jawa Barat./Sumber: PGN

Usai menandatangani Perjanjian Jual Beli Gas (PJBG) dengan CV Salsabila, perusahaan yang bergerak di sektor pengolahan batu gunung menjadi kapur di Majalengka, Cirebon, Jawa Barat, PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) akan segera mengalirkan gas (gas in) ke perusahaan tersebut.

Nilai PJBG PGN dan Salsabila adalah sebesar sebesar 114.000-132.000 m3 per bulan dengan jangka waktu selama empat tahun. CV Salsabila menjadi satu-satunya industri kapur yang ada di Indonesia yang menggunakan gas bumi untuk pembakaran kapurnya.

Baca juga: PGN-Krakatau Steel Kompak Kelola Bisnis Energi Bersama

Sales Area Head PGN Cirebon Makmuri mengatakan, mengalirnya gas ke perusahaan tersebut merupakan sebuah terobosan bagi PGN. "Sebab CV Salsabila menjadi satu-satunya industri kapur yang ada di Indonesia yang menggunakan gas bumi untuk pembakaran kapurnya," katanya .

Lebih lanjut dia mengatakan periode penyaluran adalah Juli 2019 hingga 31 Maret 2023. Dia mengatakan CV Salsabila membutuhkan bahan bakar dari gas bumi untuk membantu proses pembakaran batu gunung menjadi kapur. Kapur yang dihasilkan tersebut kemudian digunakan sebagai campuran bata ringan, pengolahan limbah industri, dan kebutuhan industri lainnya. 

Sementara itu Sekretaris Perusahaan PGN Rachmat Hutama mengatakan, gas bumi masih menjadi alternatif sumber energi yang dapat membantu mendorong daya saing dalam negeri. Apalagi, saat ini industri dituntut untuk semakin efisien dalam penggunaan bahan bakar.

Rachmat memastikan, PGN akan semakin agresif membangun infrastruktur gas bumi nasional untuk meningkatkan pemanfaatan produksi gas nasional.

Pada 2018, infrastruktur pipa gas PGN bertambah sepanjang lebih dari 2.456 kilometer (km) dan saat ini mencapai lebih dari 9.909 km atau setara dengan 95% dari jaringan pipa gas bumi hilir nasional. Dari infrastruktur tersebut, PGN telah menyalurkan gas bumi ke 1.739 pelanggan industri manufaktur dan pembangkit listrik, 1.984 pelanggan komersial (hotel, restoran, dan rumah sakit), dan Usaha Kecil Menengah (UKM), serta jaringan gas untuk 177.710 pelanggan rumah tangga. Pelanggan Gas Bumi PGN tersebar di berbagai wilayah mulai dari Sumatera Utara, Kepulauan Riau, Riau, Sumatera Selatan, Lampung, DKI Jakarta, Jawa Barat, Banten, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Utara dan Sorong, Papua Barat.

Baca juga: PGN Angkat Direksi Baru dari Pertamina