Musim Haji 2018, Garuda Indonesia Catat Capaian On Time Performance Sebesar 94.75

Musim Haji 2018, Garuda Indonesia Catat Capaian On Time Performance Sebesar 94.75

PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (GIAA) mencatat peningkatan pada tingkat ketepatan waktu penerbangan atau OTP (on time performance) pada musim haji tahun 2018/1439H. Secara keseluruhan, Perseroan mencatat capaian OTP pada musim haji tahunn ini sebesar 94.75 atau lebih besar dari tahun sebelumnya.

Dengan tibanya penerbangan haji terakhir jamaah haji kloter 95, debarkasi Solo GA 6522, di Solo pada hari ini, Rabu (26/9/2018), maka Garuda Indonesia secara resmi telah menyelesaikan seluruh rangkaian operasional penerbangan haji tahun 2018/1439H dengan mengangkut sebanyak 107 ribu jamaah dalam 277 Kloter.

Gelombang pemulangan jamaah haji Indonesia dimulai pada 27 Agustus 2018 lalu, sementara gelombang pemberangkatan dari 9 embarkasi Indonesia dimulai sejak 17 Juli 2018 lalu.

“Kami memanjatkan puji syukur kehadirat Allah SWT dan menyampaikan terima kasih kepada Kementerian AgamaKementerian PerhubunganPT Angkasa Pura I (Persero) dan PT Angkasa Pura II (Persero) serta semua instansi terkait yang telah membantu dan mendukung kelancaran operasional penerbangan Haji Garuda Indonesia tahun 2018/1439H ini,” tutur Direktur Operasi Garuda Indonesia, Bambang Adisurya Angkasa, dalam keterangannya yang dilansir, Sabtu (29/9/2018)

Melalui dukungan dan kerja keras semua pihak, maka penerbangan haji tahun ini dapat terlaksana dengan sangat baik, selamat, aman dan lancar sejak pemberangkatan penerbangan perdana phase I tanggal 17 Juli lalu, hingga penerbangan terakhir phase II pada tanggal 26 September 2018.

“Dengan kembalinya seluruh jamaah haji ke semua debarkasi di Indonesia, maka berakhir pula operasional haji tahun 2018 ini. Kelancaran operasional penerbangan haji juga menjadi semakin menggembirakan, karena tingkat ketepatan waktu penerbangan atau OTP (on time performance) juga terus menunjukan capaian yang positif. Semoga dukungan dan kerjasama yang baik ini kiranya mendatangkan keberkahan dan kemuliaan bagi kita semua,” kata Bambang.

Bambang mengatakan, tingkat OTP penerbangan haji Garuda Indonesia secara keseluruhan pada tahun 2018 ini adalah sebesar 94.75. “Kami optimistis dengan capaian OTP yang menunjukan pertumbuhan positif tersebut, ke depannya kami dapat terus mengembangkan kinerja operasional khususnya OTP yang lebih baik lagi,” imbuhnya.

Pada tahun 2018 ini Garuda Indonesia menyiapkaan sebanyak 14 pesawat haji yang terdiri dari tiga pesawat B747-400, lima pesawat B777-300ER, dan enam pesawat A330-300/ 200. Adapun jumlah pesawat yang dioperasikan pada musim haji tahun 2018 tersebut menyesuaikan dengan peningkatan trafik jamaah haji pada tahun ini.