MRT Jakarta – Basarnas Teken PKS Peningkatan Kompetensi SDM

MRT Jakarta – Basarnas Teken PKS Peningkatan Kompetensi SDM
MRT Jakarta – Basarnas Teken PKS Peningkatan Kompetensi SDM/Sumber: MRT Jakarta

Sebagai bagian dari peningkatan pengetahuan dan keterampilan sumber daya manusia, PT MRT Jakarta (Perseroda) melakukan kerja sama dengan Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) yang ditandai dengan penandatanganan “Perjanjian Kerja Sama Peningkatan Kompetensi Sumber Daya Manusia Dalam Rangka Penyelenggaraan Operasi Pencarian dan Pertolongan”, baru-baru ini.

Penandatanganan dilakukan oleh Direktur Operasi dan Pemeliharaan PT MRT Jakarta (Perseroda) Muhammad Effendi, dan Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Jakarta Hendra Sudirman, serta disaksikan oleh Direktur Utama PT MRT Jakarta (Perseroda) William P. Sabandar, Komisaris Utama PT MRT Jakarta (Perseroda) Muhammad Syaugi, dan Direktur Kesiapsiagaan Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan Didi Hamzar.

“Kita tidak menginginkan bencana atau kecelakaan terjadi. Meski demikian, MRT Jakarta harus disiapkan guna mengatisipasi hal-hal tersebut,” jelas William P. Sabandar dalam keterangan resmi, Jumat 24 Januari 2020.

Menurut William P. Sabandar, melalui kerja sama ini, akan ada kegiatan pelatihan dan simulasi sehingga MRT Jakarta bisa lengkap dengan pengetahuan dan keterampilan bukan saja menanggulangi kejadian di lingkup MRT Jakarta, namun juga area-area di sekitarnya.

Hal senada disampaikan oleh Didi Hamzar. Menurutnya, kecelakaan dapat terjadi di mana dan kapan saja. Oleh karena itu, bentuk sinergi ini untuk meningkatkan kesiap-siagaan dan meminimalkan risiko. Rencananya, perjanjian kerja sama ini akan berlaku hingga tiga tahun ke depan.

Sebagai operator jasa transportasi, PT MRT Jakarta terus berkomitmen menyediakan layanan yang aman dan nyaman kepada setiap penumpang, termasuk kepada tim MRT Jakarta yang ada di stasiun.

Kerja sama dengan Kantor Pencarian dan Penyelamatan Jakarta ini merupakan upaya perusahaan untuk membekali setiap personel terkait dalam hal situasi kedaruratan.

Secara rutin, tim yang ada di stasiun juga melakukan kegiatan simulasi kedaruratan seperti kebakaran, banjir, tindak kejahatan, hingga gempa bumi dengan melibatkan unsur-unsur seperti Dinas Pemadam Kebakaran dan polisi.

Baca juga: MRT Jakarta Hadirkan Pin Prioritas, Ini Cara Mendapatkannya!