Mitra Keluarga Menghasilkan Pertumbuhan Pendapatan yang Kuat sebesar 18% pada tahun 2019

Mitra Keluarga Menghasilkan Pertumbuhan Pendapatan yang Kuat sebesar 18% pada tahun 2019
Sumber: Mitra Keluarga

Jakarta, 31 Maret 2020

PT Mitra Keluarga Karyasehat Tbk. (“Mitra Keluarga” atau “Perseroan”) mengumumkan kinerja keuangan per 31 Desember 2019.

Tahun 2019 merupakan tahun yang luar biasa bagi Mitra Keluarga. Perseroan mencatatakan pendapatan Rp 3.205 miliar dengan pertumbuhan Y-o-Y sebesar 18,1%. Pertumbuhan ini didorong karena adanya wabah demam berdarah pada awal hingga April 2019, pembukaan 2 (dua) Rumah Sakit baru greenfield yaitu Mitra Keluarga Pratama Jatiasih dan Mitra Keluarga Bintaro yang mulai beroperasi pada pertengahan tahun 2019 serta 2 (dua) rumah sakit yang diakuisisi di awal tahun 2019 yaitu Bina Husada dan RS Mutiara Hati yang berlokasi di Cibinong dan Subang. Selain itu, segmen JKN terus memberikan pertumbuhan kuat untuk pendapatan di 2019 dengan kontribusi sebesar 13,4% terhadap pendapatan konsolidasi TA 2019 dibandingkan dengan tahun lalu sebesar 7,9%

 

Kinerja Keuangan untuk tahun berakhir 31 Desember 2019

  • Total Pendapatan sebesar Rp. 3.205miliar (termasuk Rp. 327 Miliar dari Rumah Kasih Indonesia) untuk tahun 2019 dibandingkan dengan Rp. 2.713 miliar, meningkat 18,1%.
  • Total Pasien Rawat Jalan sebesar 2,67 juta untuk tahun berakhir 2019 (termasuk 518 ribu pasien dari Rumah Kasih Indonesia) dibandingkan dengan 2,18 juta, meningkat 22,7%.
  • Total Pasien Rawat Inap sebesar 208 ribu untuk tahun 2019 (termasuk 72 ribu pasien rawat inap dari Rumah Kasih Indonesia) dibandingkan dengan 162 ribu, meningkat 28,9%.
  • Bed Occupancy Rasio sebesar 59,5% dibandingkan dengan 53,7% meningkat 5,8%. Adanya tambahan 36 tempat tidur pada Bina Husada yang meningkatkan jumlah tempat tidur operasional dari 2,840 tempat tidur menjadi 2,876 tempat tidur sejak September 2019.
  • EBITDA sebesar Rp. 1.140 miliar untuk tahun berakhir 2019 (termasuk Rp. 68,8 miliar dari Rumah Kasih Indonesia) dibandingkan dengan Rp. 960 miliar, meningkat 18,7%.
  • EBITDA Margin sebesar 35,56% untuk tahun 2019 dibandingkan dengan 35,38%, meningkat 0,18% dikarenakan leverage operasi yang lebih tinggi terutama dari rumah sakit yang baru dibuka, dan efisiensi pada Grup Kasih (EBITDA Margin Grup Kasih meningkat dari 16,7% untuk TA 2018 menjadi 21% untuk TA 2019).
  • Laba Bersih sebesar Rp. 791 miliar untuk tahun berakhir 2019 dibandingkan dengan Rp. 659 miliar, meningkat sebesar 20% Perseroan memiliki posisi uang tunai berjumlah Rp. 568 miliar per 31 Desember 2019.

 

Ekspansi Rumah Sakit

Mitra Keluarga akan tetap melanjutkan penambahan rumah sakit pada masa yang akan datang melalui rencana ekspansi greenfield dan brownfield;

  • Mitra Keluarga telah memulai groundbreaking Rumah Sakit ke-25 di wilayah Surabaya Raya pada kuartal keempat tahun 2019 dan diharapkan akan dibuka pada akhir tahun 2020.
  • Pada tahun 2020 Mitra Keluarga akan meningkatkan kapasitas tempat tidur sekitar 120 tempat tidur di beberapa rumah sakit yaitu Mitra Keluarga Kalideres, Mitra Keluarga Gading Serpong, RS Restu Kasih dan RS Cinta Kasih.

 

Sekilas Mitra Keluarga Karyasehat Tbk

Mitra Keluarga mendirikan rumah sakit pertamanya pada tahun 1989 dan pada saat ini Mitra Keluarga memiliki dan mengoperasikan 24 rumah sakit, dimana enam belas diantaranya berlokasi di Jabodetabek, empat di Jawa Barat, tiga di Surabaya, Jawa Timur, dan satu di Tegal di Jawa Tengah. Setiap rumah sakit dilengkapi dengan ruang gawat darurat, klinik rawat jalan, kamar rawat inap, ruang operasi, unit perawatan intensif dan farmasi, serta menyediakan layanan laboratorium dan radiologi. Rumah sakit juga menawarkan layanan khusus seperti, antara lain kebidanan, pediatrik, penyakit dalam, angiografi, bedah ortopedik dan bedah saraf.

Mitra Keluarga telah berubah menjadi salah satu operator rumah sakit swasta terbesar dengan jumlah pasien mencapai 2,8 juta pasien pada tahun 2019 dan dalam hal kapasitas tempat tidur rawat inap dengan 2.876 tempat tidur operasional pada 31 Desember 2019.

Perseroan memperkerjakan lebih dari 7.794 tenaga profesional medis termasuk dokter, staf laboratorium, perawat dan terapis dan terdapat sekitar 1.251 dokter spesialis praktek di seluruh rumah sakit Mitra Keluarga pada tahun 2019.

Perseroan berhasil mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia pada tanggal 24 Maret 2015. Dengan 18,0% free-float, Mitra Keluarga memiliki kapitalisasi pasar sebesar Rp. 38 triliun per 31 Desember 2019 (IDX: MIKA).