Mengintip Kelanjutan Proyek Infrastruktur Jasa Marga Usai Libur Nataru 2019

 Mengintip Kelanjutan Proyek Infrastruktur Jasa Marga Usai Libur Nataru 2019
Pekerjaan Jalan Tol Jakarta-Cikampek II (Elevated) dilanjutkan kembali / Foto : Dok. Jasa Marga
 Mengintip Kelanjutan Proyek Infrastruktur Jasa Marga Usai Libur Nataru 2019

Pasca sempat terhentinya sejumlah proyek infrastruktur lantaran menghadapi libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2019, PT Jasa Marga kini melanjutkan kembali pembangunannya.

Tercatat, berdasarkan pengamatan redaksi Upperline, ada 2 pekerjaan jalan tol yang kembali dilanjutkan di awal tahun ini, yaitu pekerjaan Jalan Tol Jakarta-Cikampek II (Elevated) dan Konstruksi Jalan Tol Manado-Bitung.

Pertama, untuk pekerjaan Jalan Tol Jakarta-Cikampek II (Elevated), hingga 4 Januari 2019, pekerjaannya telah mencapai 62%.

Saat ini, proyek masih fokus melakukan pekerjaan pengangkatan Steel Box Girder (SBG) dengan sisa pekerjaan kurang lebih 1.200 buah dan pengecoran slab (badan jalan).

“Proyek masih fokus melakukan pekerjaan pengangkatan Steel Box Girder (SBG) dengan sisa pekerjaan kurang lebih 1.200 buah dan pengecoran slab (badan jalan),” jelas Direktur Utama PT Jasamarga Jalan layang Cikampek (JJC) Djoko Dwijono dalam keterangan resmi, Sabtu, 12 Januari 2019.

Baca juga: Tol Cikampek Macet Parah, Proyek LRT dan Kereta Cepat Dihentikan Sementara

Untuk pengelolaan Jalan Tol Japek II (Elevated) ini dipercayakan ke PT JJC yang merupakan kelompok usaha PT Jasa Marga (Persero) Tbk. Jalan tol layang sepanjang 36,4 km ini dibangun untuk mengatasi volume lalu lintas yang telah melebihi kapasitas pada Jalan Tol Japek eksisting. Jalan Tol Japek eksisting sendiri tepat berada di bawah Jalan Tol Japek II (Elevated).

“Kini, kami fokus untuk dapat menyelesaikan pekerjaan dengan lebih baik lagi, memperhatikan keselamatan konstruksi, pemakai jalan, dan lebih meningkatkan traffic management dalam pelaksanaan konstruksi untuk seminimal mungkin mengganggu kelancaran lalu lintas,” tegas Djoko.

Adapun waktu pengerjaan proyek kontruksi akan dilakukan pada waktu window time yaitu antara pukul 22.00-05.00 WIB, dan Jasa Marga menghimbau kepada pengguna jalan tol untuk mengatur waktu perjalanan dan antisipasi kepadatan lalu lintas yang ditimbulkan dalam pengerjaan proyek jalan tol ini.

Kedua, melanjutkan kembali pembangunan proyek ruas Jalan Tol Manado-Bitung yang dikelola oleh PT Jasamarga Manado Bitung (PT JMB), salah satu kelompok usaha PT Jasa Marga.

Direktur Utama PT JMB George IMP Manurung, dalam keterangan resmi, menjelaskan, sampai saat ini, pembebasan lahan Jalan Tol Manado-Bitung Seksi 2A Airmadidi-Danowodu dan Seksi 2B Danowodu-Bitung secara keseluruhan telah mencapai 70,44%.

“Untuk pekerjaan konstruksi pada seksi 2A telah mencapai 76,8%, sedangkan untuk seksi 2B mencapai 10,6%,” tuturnya.

PT JMB merupakan kelompok usaha PT Jasa Marga (Persero) Tbk. yang mengelola Jalan Tol Manado-Bitung. Jangka waktu terdekat, Jalan Tol Manado-Bitung Seksi 2A Airmadidi-Danowudu ditargetkan pekerjaan kontruksi selesai 100% pada kwartal ke-2 tahun 2019. Secara keseluruhan, Jalan Tol Manado-Bitung memiliki panjang 39,9 km.

“Untuk beroperasi full, dijadwalkan pada awal tahun 2020,” tambahnya.

George menerangkan, setelah beroperasi penuh nantinya jalan tol ini dapat memangkas waktu tempuh Manado-Bitung dan sebaliknya hingga lebih dari setengah waktu tempuh saat ini jika dibandingkan melalui jalan arteri, sehingga biaya ekonomi akan lebih kompetitif.

Baca juga: Tahun Ini, Jasa Marga Targetkan Penambahan Jalan Tol Menjadi 984 Km

Sebagai informasi tambahan, selama 13 hari pemberlakuan fungsional terhitung dari tanggal 24 Desember 2018 - 5 Januari 2019, PT JMB mencatat 5.727 kendaraan yang melintas menuju kota Bitung dari kota Manado pada tanggal 24 Desember 2018-2 Januari 2019 dan 6.148 kendaraan melintas menuju kota Manado dari kota Bitung tanggal 2 Januari 2019 - 5 Januari 2019.

Selama pemberlakuan masa fungsional, PT JMB mencatat angka tertinggi volume lalin terjadi pada hari Sabtu tanggal 5 Januari 2019 sebanyak 2.048 kendaraan.

“Kami mengoperasikan jalan tol ini secara fungsional dari tanggal 24 Desember 2018 sampai 2 Januari 2019 untuk arah dari Manado menuju ke Bitung karena banyak warga Manado yang ingin berlibur saat Natal atau tahun baru di daerah Bitung dan sekitarnya. Kemudian, sejak tanggal 2 hingga 5 Januari 2019 adalah arus balik warga Manado yang berlibur tersebut,” pungkasnya.