Menengok Progress Pembangunan Tol Pertama di Serambi Makkah Buatan Hutama Karya

Menengok Progress Pembangunan Tol Pertama di Serambi Makkah Buatan Hutama Karya
Salah satu ruas Tol Sibanceh (Sumber: Dok. Hutama Karya)

Salah satu proyek yang saat ini sedang dikerjakan oleh PT Hutama Karya (Persero) adalah pembangunan Tol Sibanceh. Tol ini merupakan bagian dari Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) yakni Ruas Sigli - Banda Aceh (Sibanceh) dan menjadi tol pertama di kota Serambi Makkah atau Aceh.

Jalan tol yang akan menghubungkan Kota Sigli dan Banda Aceh ini terdiri dari enam seksi dengan total panjang yaitu 74 km. Adapun keenam seksi tersebut adalah Seksi 1 Padang Tiji - Seulimum (24,3 km), Seksi 2 Seulimum – Jantho (7,6 km), dan Seksi 3 Jantho – Indrapuri (16 km). Disambung dengan Seksi 4 yakni Indrapuri – Blang Bintang (13,5 km), Seksi 5 Blang Bintang – Kuta Baro (7,7 km) dan terakhir Seksi 6 menghubungkan Kuto Baro – Baitussalam (5 km).

Perjanjian Pengusahaan Jalan Tol (PPJT) Sibanceh dilakukan sejak 2018 silam. Muhammad Fauzan, Senior Executive VP Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, menjelaskan bahwa pengerjaan proyek ini terbilang cepat. Hal ini tak lepas dari dukungan pemerintah daerah dalam pembebasan lahan.

"Proses pembebasan lahan didukung secara penuh oleh Pemerintah Banda Aceh dan juga masyarakat setempat,” ujarnya.

Hutama Karya menargetkan Ruas Sigli – Banda Aceh khususnya seksi 4 (Indrapuri – Blang Bintang) dapat segera rampung menjelang lebaran tahun 2020. Tujuannya adalah agar ketika musim mudik lebaran nanti, jalan tol sudah dapat dilewati.

“Hingga saat ini, progres konstruksi pembangunan tol Sibanceh seksi 4 (Indrapuri – Blang Bintang) sepanjang 13,5 km mencapai 99%,” terang Fauzan.

Sementara untuk Tol Sibencah secara keseluruhan, proyek pembangunan ditargetkan rampung di tahun 2021. Saat ini Hutama Karya menggandeng Adhi Karya sebagai kontraktor.

Setelah Jalan Tol Sibanceh selesai, jarak tempuh antara Sigli ke Banda Aceh pun akan berkurang drastis. Awalnya, pengendara mobil membutuhkan waktu tempuh 2-3 jam. Namun, jika perjalanan dilakukan melalui tol, waktu tempuh terpangkas menjadi 1 jam saja.

Baca juga: Di Tengah Ancaman Virus Corona, Pembangunan Proyek-proyek Hutama Karya Tetap Berjalan