Medco Siap Kembangkan Sayap di Blok Migas Domestik

Medco Siap Kembangkan Sayap di Blok Migas Domestik
Sumber: Medco Energi

PT Medco Energi Internasional Tbk berencana ingin kembangkan sayapnya di industri migas domestik dengan cara mengelola blok-blok baru. Setelah sebelumnya mendapatkan hak untuk mengelola sejumlah blok, kali ini korporasi melirik untuk masuk ke Blok Corridor, Sumatra.

"Banyak perusahaan migas yang berminat kalau Blok Corridor dilelang. Seandainya pemerintah memberikan kesempatan pada Medco untuk ikut berpartisipasi, kami siap untuk ikut berkompetisi," jelas Presiden Direktur Medco Energi Internasional Hilmi Panigoro baru-baru ini.

Blok tersebut akan habis masa kontraknya tahun 2023. Saat ini masih dikelola oleh perusahaan migas asal Paman Sam, ConocoPhillips. Produksinya mencapai 840 juta kaki kubik di tahun 2018, melebihi target yang ditentukan dalam APBN.

Menurut perundangan Indonesia, pemerintah memang diharuskan untuk menawarkannya terlebih dahulu ke operator eksisting. Jika ditolak, maka penawaran selanjutnya jatuh ke Pertamina. Jika perusahaan migas pelat merah itu juga enggan, baru pemerintah akan menawarkannya ke pihak lain.

Medco Energi Indonesia pertama kali didirikan oleh taipan asal Indonesia, Arifin Panigoro, pada tahun 1980. Cikal bakal perusahaan ini adalah perusahaan jasa pengeboran minyak yang akhirnya berkembang pesat. 

Saat ini MedcoEnergi (50,7 %) dimiliki oleh Encore Energy Pte. Ltd, dan sisanya dimiliki oleh publik melalui bursa saham. Selain di domestik, Medco juga aktif melakukan ekspansi bisnis di luar negeri, seperti Tunisia, Yaman, Libya, Oman dan Amerika Serikat.

Baca juga: Medco Siap Beli Ophir Seharga £390,6 juta