Mantan Kepala Bekraf Jadi Komisaris Utama Garuda Indonesia

Mantan Kepala Bekraf Jadi Komisaris Utama Garuda Indonesia
Triawan Munaf (kiri) saat serah terima jabatan Kepala Bekraf ke Menteri Parekraf (Sumber: bekraf.go.id)

Triawan Munaf ditunjuk sebagai Komisaris Utama PT Garuda Indonesia Tbk berdasarkan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang digelar pada pagi ini, 22 Januari 2020. Ia menggantikan posisi Sahala Lumban Gaol yang sebelumnya menjabat posisi tersebut.

Triawan Munaf merupakan Mantan Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) untuk Kabinet Kerja Jokowi Jilid I periode 2014-2019. Selain sebagai pejabat negara, Triawan Munaf juga dikenal sebagai mantan musisi dan sempat tergabung dalam sebuah grup musik bernama Giant Step sebagai keyboardis di tahun 1970-an.

Menteri BUMN Erick Thohir mempercayakan Triawan menjadi komisaris utama karena ia dianggap mampu untuk memperbaiki citra Garuda yang sempat terganggu.

“Pak Triawan Munaf dengan semua pengalaman beliau tentu akan mampu memberikan masukan strategi pemasaran dan meningkatkan citra Garuda yang sempat terganggu,” ungkap Erick dalam keterangan resmi Kementerian BUMN.

Dalam bertugas nantinya, Triawan akan didampingi oleh Chairal Tanjung sebagai Wakil Komisaris Utama. Menteri Erick juga memasukkan nama Yenny Wahid dalam jajaran komisaris bersama dengan Elisa Lumbantoruan dan Peter F. Gontha.

Sementara itu, teka teki tentang siapa pengganti Ari Askhara yang telah diberhentikan dari posisi Direktur Utama Desember lalu pun terjawab dalam RUPSLB ini. Orang tersebut adalah Irfan Setiaputra.

“Saya harap Pak Irfan Setiaputra bisa menjalankan amanah dengan baik, mengikuti prinsip Good Corporate Governance dan bisa membawa Garuda lebih baik lagi,” terang Menteri Erick.

Irfan adalah mantan Direktur Utama PT Industri Telekomunikasi Indonesia (Inti) periode 2009 – 2012. Setelahnya, ia berkarier di perusahaan pertambangan, PT Titan Mining Indonesia dari tahun 2012 hingga 2014. Ia sempat beberapa kali perpindah tempat kerja hingga setahun terakhir, ia berkarier di Sigfox Indonesia, yaitu sebuah perusahaan Internet of Things (IoT) sebagai CEO.

RUPSLB kali ini juga memberhentikan secara resmi jajaran direksi yang sebelumnya telah diberhentikan sementara akibat dugaan keterlibatan kasus penyelundupan Harley Davidson.

Direktur-direktur tersebut adalah antara lain,
1.    Direktur Utama : I Gusti Ngurah Askhara Danadiputra
2.    Direktur Human Capital : Heri Akhyar
3.    Direktur Teknik & Layanan : Iwan Joeniarto
4.    Direktur Operasi : Bambang Adisurya Angkasa
5.    Direktur Kargo & Pengembangan Usaha  : Mohammad Iqbal

Selain itu, RUPSLB juga memberhentikan dengan hormat Direktur Niaga Pikri Ilham Kurniansyah. Posisinya kini diisi oleh M. Rizal Pahlevi.

Berikut adalah nama-nama direktur dan komisaris Garuda Indonesia pasca RUPSLB tanggal 22 Januari 2020,

Jajaran Direksi
1.    Direktur Utama : Irfan Setiaputra
2.    Wakil Direktur Utama : Dony Oskaria
3.    Direktur Layanan, Pengembangan Usaha dan Teknologi Informasi : Ade R. Susardi
4.    Direktur Niaga dan Kargo : M. Rizal Pahlevi
5.    Direktur Keuangan & Manajemen Resiko : Fuad Rizal
6.    Direktur Human Capital : Aryaperwira Adileksana
7.    Direktur Operasi : Tumpal Manumpak Hutapea
8.    Direktur Teknik  : Rahmat Hanafi

Dewan Komisaris
1.    Komisaris Utama : Triawan Munaf
2.    Wakil Komisaris : Chairal Tanjung
3.    Komisaris Independen : Elisa Lumbantoruan
4.    Komisaris Independen  : Yenny Wahid
5.    Komisaris : Peter F. Gontha

Baca juga: Garuda Indonesia Dinobatkan Sebagai Maskapai Paling Tepat Waktu di Dunia