Lion Air Jadi Satu-satunya Maskapai yang Terbang Langsung Kualanamu – Kulon Progo

Lion Air Jadi Satu-satunya Maskapai yang Terbang Langsung Kualanamu – Kulon Progo
Ilustrasi Lion Air (Sumber: dok. Lion Air)

Lion Air kembali meluncurkan rute penerbangan baru. Kali ini, dua bandara yang berhasil dihubungkan dengan penerbangan secara langsung adalah Bandara Kualanamu Medan (KNO) dan Bandara Internasional Yogyakarta di Kulon Progo. Lion Air sendiri merupakan maskapai pertama yang melayani rute ini.

“Pembukaan rute tersebut menjadikan Lion Air sebagai maskapai pertama dan satu-satunya melayani Medan Kualanamu ke Yogyakarta Kulonprogo,” ungkap Danang Mandala Prihantoro, Corporate Communications Strategic, Lion Air.

Sebagaimana dilansir dari rilis resmi perusahaan, penerbangan tersebut akan efektif beroperasi pada 25 September 2019 mendatang. Lion Air menawarkan frekuensi penerbangan satu kali setiap harinya untuk perjalanan pulang pergi (PP).

Baca juga: Batik Air Kenalkan Pesawat Baru Jenis Airbus A320-200CEO

Penerbangan dari Kualanamu Medan dilayani dengan nomor penerbagan JT-963 dan berangkat pada pukul 06.00 waktu setempat. Pesawat akan tiba di Bandara Internasional Yogyakarta (YIA) pada pukul 08.40 pagi.

Sementara itu, untuk penerbangan arah sebaliknya, pesawat akan berangkat pada pukul 09.20 pagi dari YIA, Kulon Progo. Penerbangan dengan nomor JT-964 tersebut diperkirakan tiba di Bandara Medan Kualanamu pada pukul 12.00 siang.

Di balik pemilihan kota Medan dan Yogyakarta, Lion Air memiliki alasan tersendiri. Yang pertama, maskapai ini melihat bahwa keduanya adalah kota yang cukup menarik untuk dikunjungi traveler.

Yogyakarta, khususnya Kulon Progo memiliki potensi wisata yang menarik seperti hutan mangrove, Puncak Suroloyo, Waduk Mini Kleco, Embung Banjaroya Kalibawang dan lain-lain. Bagi pecinta kuliner, tempat ini juga menyuguhkan variasi makanan atau minuman yang layak untuk dicoba.

Sementara itu, Medan juga menyajikan sumber daya yang melimpah dari beragam sektor seperti pariwisata, perkebunan, perdagangan dan industri kreatif. Tak heran jika Sumatra Utara dan khususnya Medan menjadi tujuan destinasi yang cukup populer.

Alasan kedua, Lion Air juga ingin mendukung program pemerintah mengembangkan potensi wisata Indonesia dengan menyediakan access, salah satu bagian dari Komponen Daerah Tujuan Wisata 3A. Dengan terhubungnya dua daerah instagenic ini, diharapkan pariwisata Indonesia semakin berkembang dan ekonomi masyarakat juga meningkat.

Baca juga: Harga Tiket Pesawat Domestik Akhirnya Turun!