LinkAja Segera Meluncur Temani Ovo dan Go-pay

LinkAja Segera Meluncur Temani Ovo dan Go-pay
Ilustrasi QR Code by Upperline

Jika berjalan sesuai rencana, Maret 2019 nanti kita akan kedatangan pemain baru dalam bisnis QR Code. Setelah Ovo dan Go-pay, Himpunan Bank Umum Milik Negara (Himbara) yang terdiri dari PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk dan PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk berencana membuat produk serupa. Selain 4 bank tersebut, Telkomsel dan Pertamina juga turut melipir dalam inisiasi bisnis tersebut.

Meski pemain baru, beberapa dari pendirinya tidaklah benar-benar baru dalam pengelolaan fintech sistem pembayaran dengan QR code. Telkomsel sudah meluncurkan tcash sejak 2007, BNI pun sudah memiliki aplikasi Yap!, BRI juga sudah memulai lebih awal dengan My QR. Belakangan, Bank Mandiri berencana mengeluarkan produknya sendiri tahun ini.

Dengan adanya kerja sama ini, produk-produk aplikasi tersebut akan digabung menjadi satu dan dinamakan LinkAja. LinkAja ini disebut sebagai entitas sendiri di luar bank atau serupa dengan wadah teknologi finansial secara operasional. Terkait kepemilikian, tiap-tiap BUMN memiliki proporsi saham yang sama.

Hingga saat ini, Himbara tengah mengurus perizinan dari Bank Indonesia untuk pernerbitan bisnis tersebut. Bank Indonesia sendiri tidak mempermasalahkan rencana peluncuran LinkAja ini asalkan pelaksanaannya sesuai dengan standar yang ditetapkan Bank Indonesia.

Sejauh ini, terdapat beberapa perusahaan yang sudah mengantongi izin pembayaran dengan QR code di antaranya Bank BRI, Go-Pay dan BNI. Sementara itu, BI juga tengah menggodok peraturan standardisasi fintech QR code dan dipastikan rampung kuartal I tahun 2019 ini.

Ke depannya, LinkAja akan bekerja sama dengan perusahaan teknologi dari negeri China seperti Wechat dan Alipay. Namun, kerja sama tersebut masih terus dikaji hingga produk benar-benar jadi.

Baca juga : BUMN Bersatu Bikin Sistem QR Code Payment